Breaking News:

Berita Kalteng

OJK Kalteng Apresiasi Pembentukan TPAKD Kabupaten Sukamara Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Otto Fitriandi, apresiasi pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Kabupaten Sukamara.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Kepala OJK Kalteng, Otto Fitriandy (kanan) dalam satu acara di Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah, Otto Fitriandi, apresiasi pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Kabupaten Sukamara.

Pembentukan TPAKD Kabupaten Sukamara Kalteng ini sebagai upaya percepatan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

TPAKD Kabupaten Sukamara resmi dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Sukamara Nomor 185.45/212/2021 tentang Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Sukamara.

TPAKD Kabupaten Sukamara dikukuhkan pada hari Selasa (15/6/2021) oleh Bupati Sukamara, H Windu Subagio.

Baca juga: Asosiasi KTNA Diharapkan Jadi Wadah Komunikasi Petani Kalteng Promosikan Hasil Pertanian

Baca juga: Presiden Jokowi Ulang Tahun Trending Twitter, Gibran Cuma Kirim Doa: Tak Boleh Dirayakan, Sudah Tua.

Baca juga: Pemprov Kalteng Terapkan Aplikasi AMEL Pantau Progres Pengadaan Barang dan Jasa di Kalteng

Kepala OJK Kalteng, Otto Fitriandy, Senin (21/6/2021) menyampaikan  Pembentukan TPAKD sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI pada kegiatan Rakornas TPAKD se-Indonesia.

Otto mengapresiasi Pemkab Sukamara yang sangat pro aktif menginisiasi pembentukan TPAKD Kabupaten Sukamara yang merupakan TPAKD ke-6 yang dikukuhkan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. 

Dengan adanya TPAKD Kabupaten Sukamara, sinergi antara seluruh stakeholder terkait, Pemerintah Daerah dan Lembaga Jasa Keuangan,  menjadi lebih erat.

Selanjutnya secepatnya dilakukan penyusunan program kerja agar potensi ekonomi daerah dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan. 

"TPAKD memiliki peran untuk meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat terkait dengan produk Lembaga Jasa Keuangan, sehingga pelaksanaan edukasi keuangan sejak dini menjadi sangat penting," ucap Otto.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved