Breaking News:

Berita Kalteng

Asosiasi KTNA Diharapkan Jadi Wadah Komunikasi Petani Kalteng Promosikan Hasil Pertanian

Pemprov Kalteng harapkan asosiasi kontak tani nelayan andalan (KTNA) setempat menjadi wadah komunikasi mempromosikan hasil pertanian di wilayahnya.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Petani anggota KTNA Kalteng juga berpartisipasi dalam program Food Estate di Pulang Pisau dan Kapuas 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemprov Kalteng mengharapkan adanya asosiasi kontak tani nelayan andalan (KTNA) setempat sebagai wadah komunikasi mempromosikan hasil pertanian di wilayahnya.

Dalam kegiatan Temu Teknis Penyuluh Pertanian dan Rembuk Paripurna KTNA tingkat Provinsi Kalteng diharapkan asosiasi ini mampu berperan aktif dalam upaya percepatan inovasi teknologi.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Nurul Edy, Senin (21/6/2021) mengungkapkan, saat ini semakin kompetitif sehingga petani atau nelayan dihadapkan pada tantangan yang semakin besar.

"KTNA mempunya peran penting dalam hal penyampaian informasi, percepatan inovasi teknologi serta pendampingan berbagai program pemerintah di lapangan," ujarnya.

Baca juga: Jadi Istri Wakil Gubernur, Arumi Bachsin Beberkan Kemungkinan Kembali Berakting

Baca juga: Presiden Jokowi Ulang Tahun Trending Twitter, Gibran Cuma Kirim Doa: Tak Boleh Dirayakan, Sudah Tua.

Baca juga: Pemprov Kalteng Terapkan Aplikasi AMEL Pantau Progres Pengadaan Barang dan Jasa di Kalteng

Organisasi ini,  diharapkan dapat menjadi sarana konsolidasi bagi para petani, tempat berkomunikasi untuk mempromosikan hasil-hasil pertanian di wilayah masing-masing.

Provinsi Kalteng menetapkan pertanian menjadi salah satu sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi. 

Dalam kurun waktu 2 tahun ini, pemerintah pusat dan pemprov Kalteng menjalankan kegiatan food estate yang merupakan komitmen nasional yang menetapkan Kalimantan Tengah sebagai penyangga pangan nasional.

"Kami mengajak pengurus KTNA bersinergi dengan penyuluh swadaya turut serta dalam pendampingan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menuju arah Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP)," ujarnya.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved