Breaking News:

Berita Kalteng

VIDEO Wakil Bupati Kotim Saat Razia Dapat Perlawanan Pihak Penjual Miras Ilegal Sampit

Wakil Bupati Kotim saat razia miras ilegal mendapat reaksi pelawanan dari pemilik usaha jualan miras di Sampit hingga videonya viral di medsos.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Wakil Bupati Kotim, Irawati, saat razia pejualan miras ilegal mendapat reaksi pelawanan dari pemilik usaha jualan miras di Jalan Tjilik Riwut Km 3 Sampit hingga viral di medsos.

Wakil Bupati Kotim ini bahkan sempat terlibat sadu mulut dan dibilang arogan oleh penjual usaha miras ilegal tersebut.

Peristiwa ini, bahkan sempat terekam dalam video saat wabup Kotim melakukan kegiatan penertiban miras ilegal, hingga beredar viral di media sosial hingga menarik perhatian warga di Sampit.

Wabup Kotim yang dikenal  getol memerangi penjualan miras ilegal di Kotim ini, menyatakan tidak akan berhenti menegakkan aturan.

Baca juga: Kebakaran di Desa Terusan Raya Kapuas Kalteng, Rumah Dilalap Api Seorang Penghuninya Terluka Bakar

Baca juga: Setengah Jam Amuk Api Lalap Rumah di Bataguh Kapuas, Warga Padamkan Kobaran Pakai Peralatan Seadanya

Baca juga: Amalan Sunnah Malam Jumat, Berikut Niat dan Dzikir Setelah Sholat Tahajud serta Doa Sapu Jagat

"Bagi saya insiden yang terjadi itu biasa saja. Saya bekerja untuk menegakkan aturan dan tentu ada reaksi dari pihak yang terkena penertiban itu. Silakan biar masyarakat saja yang menilainya," ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Lebih jauh dia menyatakan berterima kasih,  setelah kejadian tersebut, petugas langsung menyegel warung tempat penjualan minuman keras yang meresahkan masyarakat di Kotawaringin Timur, tersebut.

"Saya apresiasi, petugas bertindak cepat, dan sudah melakukan police line  tempat penjualan miras tersebut," ujarnya.

Pantauan di lokasi warung penjual miras tempat cekcok mulut antara Wakil Bupati Kotim, Irawati dan pihak penjual miras Ilegal, Kamis (17/6/2021) pagi sudah dipagari police line.

Petugas  kepolisian Polres Kotim langsung melakukan penyegelan sedangkan pemilik usaha sudah tidak ada lagi di tempat.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved