Doa dan Amalan

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Zulkaidah 1442 H Serta Niat, Tata Cara dan Keutamaannya

Amalan sunnah di bulan Zulkaidah 1442 H yang dianjurkan yakni puasa Ayyamul Bidh, berikut jadwal, niat, tata cara dan keutamaannya

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa
Ilustrasi amalan sunnah Puasa Ayyamul Bidh untuk bulan Zulkaidah 1442 H 

TRIBUNKALTENG.COM - Bulan Syawal sudah berakhir, ada amalan sunnah di bulan Zulkaidah 1442 H yang dianjurkan bagi umat Islam yakni puasa Ayyamul Bidh, berikut jadwal, niat, tata cara dan keutamaannya.

Sebenarnya Puasa Ayyamul Bidh tidak hanya dilaksanakan setiap Bulan Zulkaidah saja, tapi pada setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan-bulan lain dalam kalender hijriah.

Dalam kitab 'Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari dijelaskan bahwa sebab dinamai Ayyamul Bidh terkait dengan kisah Nabi Adam AS ketika diturunkan ke bumi.

Ketika Nabi Adam diturunkan ke bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam.

Baca juga: Bacaan Sholawat Munjiyat, Sholawat Penyelamat untuk Mendapat Pertolongan Allah SWT

Baca juga: Tadarus Al Quran: Surah Al Waqiah Jauhkan dari Kemiskinan dan Permudah Sakaratul Maut

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 13 Juni 2021: Hari Luar Biasa Pisces, Cancer Alami Masalah Keuangan

Kemudian Allah memberikan wahyu untuk berpuasa selama tiga hari yaitu tanggal 13, 14, 15.

Ketika hari pertama puasa, sepertiga badannya menjadi putih.

Hari kedua, sepertiganya menjadi putih dan hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.

Namun, puasa ini berbeda dengan puasa mutih yang biasa dilakukan orang Jawa, yang hanya mengonsumsi nasi putih dan air putih.

Ayyaamul bidh adalah bentuk jamak dari al-yaum yang berarti hari, sedangkan bidh artinya putih.

Ayyaamul Bidh artinya adalah hari-hari putih di mana pada tanggal tersebut terjadi bulan purnama dengan sinar warna putih.

Melakukan puasa putih sama halnya dengan puasa sepanjang tahun.

Ini seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut:

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved