VIDEO Baku Tembak TNI-Polri Rebut Kembali Bandara dari KKB Papua, Ini Strategi Satgas Nemangkawi

Beredar video kontak senjata pasukan TNI-Polri saat merebut kembali Bandara Aminggaru dari teroris KKB Papua, ini strategi Satgas Nemangkawi

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Timur/Youtube
Anggota KKB Papua saat beraksi 

Saat terjadi kontak senjata, KKB Papua yang terdesak, masuk dan bersembunyi di perkampungan, sehingga menimbulkan korban jiwa.

Strategi Tak Mau Terpancing

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri rupanya tak mau terpancing oleh aksi kebrutalan teroris KKB Papua tersebut.

KKB Papua menembak warga sipil yang berstatus sebagai pekerja bangunan di Habel Halenti Kampung Eromaga, Distrik Omukia.

Penembakan terjadi pada Kamis (3/6/2021) siang.

Kebrutalan KKB Papua semakin menjadi-jadi.

Baca juga: Doa Sayyidul Istighfar, Amalan Mohon Pengampunan Setelah Melakukan Perbuatan Dosa

Baca juga: Pelajar Mulai Ujian Akhir Semester, Berikut Doa Sebelum Belajar, Doa Sesudah Belajar dan Adab Berdoa

Di hari yang sama, mereka membakar satu tower bandara, ruang tunggu bandara, tiga perumahan perhubungan udara dan satu rumah warga pada pukul 17.30 WIT.

Satgas Nemangkawi yang menuju ke lokasi kejadian sempat kontak senjata selama satu jam dengan teroris KKB Papua.

Aparat keamanan memilih mengurungkan niat untuk mengejar para teroris KKB Papua yang lari ke hutan lebat karena dimungkinkan hanya mereka yang menguasai medan. 

Namun, aksi pengamanan bandara dilanjutkan aparat gabungan pada Jumat (4/6/2021) pagi.

Setelah terjadi kontak senjata dan teroris KKB Papua lari ke perbukitan penuh pepohonan lebat, Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri memerintahkan aparat keamanan mundur dan tidak mengejarnya.

Fakhiri tidak ingin ceroboh dengan mengejar para teroris.

Sebab, jika ceroboh maka akan menyumbang senjata dan amunisi kepada para teroris Papua tersebut.

"Kalau ceroboh, justru kita jadi penyumbang senjata dan amunisi buat mereka," kata Irjen Mathius D Fakhiri.

Halaman
123
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved