Breaking News:

Berita Kalsel

Benamkan Kepala Istri di Sungai Hingga Tewas, Suami Bilang Sedang Mamatikan Iblis

Pembunuhan di Kalsel, seorang suami tega membunuh istrinya, caranya juga sadis bahkan dia bilang mematikan iblis

Editor: Dwi Sudarlan
Humas Polresta Batola
Polisi melakukan olah TKP suami membenamkan kepala istri di sungai hingga tewas di Batola Kalimantan Selatan 

TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Pembunuhan di Kalsel, seorang suami tega membunuh istrinya, caranya juga sadis bahkan dia bilang mematikan iblis.

Adalah SS (40) yang tega menghabisi nyawa istrinya, HN (35).

Caranya sadis, yakni membenamkan kepala sang istri di sungai hingga tewas, Sabtu (5/6/2021) sore. 

SS dan HN adalah sepasang suami istri yang tinggal di Desa Sungai Gampa RT 02, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Baca juga: Kriminalitas Kalteng, Gegara Miras Bocah 16 Tahun Nekat Tusuk Ibu Hamil dan 2 Orang Lain

Baca juga: Sadis, Istri Dikencingi, Dipaksa Minum Air Kencing, Disulut Rokok, dan Dibotakkin oleh Suami

Baca juga: VIDEO Baku Tembak TNI-Polri Rebut Kembali Bandara dari KKB Papua, Ini Strategi Satgas Nemangkawi

Diungkapkan Nawawi, kepala desa setempat, dirinya mendapat laporan tentang adanya keributan warga.

Ia pun mencoba mencari tahu dengan mendatangi rumah tersebut. 

"Setelah masuk ke rumah kondisinya kosong tidak ada orang. Sampai pada bagian belakang saya mendapati tersangka membenamkam kepala isterinya di sungai hingga menimbulkan gelembung," ujarnya. 

Saat ditanya langsung, tersangka pelaku tersebut hanya menjawab singkat.

"Ini lagi mematikan iblis," balas SS. 

Menurut Nawawi, dirinya terkejut mendapati korban telah terkulai di teras belakang rumah dalam keadaan basah dan meninggal. 

Terkait kasus ini, Kapolres Batola AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kasatreskrim, Iptu Suparli, menyampaikan, tersangka pelaku sudah diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Tersangka sudah diamankan dan masih dimintai keterangan lebih jauh. Sementara ini diketahui, pemicu kekerasan karena tersangka pelaku mencurigai korban selingkuh," jelas Suparli.

Ia pun menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan jenazah korban di Puskesmas Rantau Badauh, tidak didapati kekerasan pada bagian tubuh.

Dugaan yang ada, korban meninggal karena tidak bisa bernapas selama dibenamkan di dalam air. (*)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Pembunuhan di Kalsel, Warga Sungai Gampa Ini Benamkan Kepala Istri di Air Hingga Tewas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved