Breaking News:

Berita Kalteng

Wisata Kuliner Bermunculan di Bantaran Sungai Mentaya Sampit Kabupaten Kotim Kalteng

Sungai Mentaya Sampit Kabupaten Kotim Kalteng, saat ini banyak dimanfaatkan untuk pengembangan wisata termasuk wisata kuliner.

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
wisata kuliner di Bantaran Sungai Mentaya Sampit. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Sungai Mentaya Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, saat ini banyak dimanfaatkan untuk pengembangan wisata termasuk wisata kuliner.

PemkabKotim sudah membangun Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Dermaga Wisata Habaring Hurung untuk kapal atau kelotok susur sungai, juga kawasan wisata ikon Kotim, patung ikan jelawat di bantaran sungai. 

Belakangan, di kawasan bantaran Sungai Mentaya juga tumbuh tempat-tempat makan wisata kuliner dengan memanfaatkan bagian rumah mereka di bantaran sungai untuk dijadikan usaha kuliner.

Pengunjung yang datang ke rumah makan di bantaran Sungai Mentaya Sampit mengaku merasa asyik bisa makan sambil menikmati suasana hilir mudik kapal maupun kelotok di Sungai Mentaya.

Baca juga: Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud di Sepertiga Malam yang Keutamaannya Luar Biasa

Baca juga: 1 Juni 2021 Kartu ATM Magnetik Bank Mandiri Diblokir Permanen

Baca juga: Indonesia Tak Dapat Kuota Haji 2021? Gegara Vaksin Sinovac Belum Bersertifikasi WHO

"Menikmati suasana hilir mudik kapal atau kelotok di sungai Mentaya, makan kami tambah selera, " ujar Dian salah pengunjung Rumah Makan Kampoeng Oelin di bantaran Sungai Mentaya Sampit, Senin (31/5/2021).

HM Wahyudi K Anwar, salah satu pemilik usaha kuliner di bantaran Sungai Mentaya Sampit, mengatakan, warung miliknya sudah sepuluh tahun dibuka dikenal menyediakan makanan khas lokal di Sampit .

"Jika mencari makanan khas orang Sampit ada di sini, " ujarnya.

Wahyudi mengatakan, membangun usaha kuliner di bantaran Sungai Mentaya, tentunya ada nilai lebihnya, terutama panorama dan aktivitas hilir mudik kapal dan kelotok di sungai.

"Sebenarnya, dulu ada kapal untuk tempat makan di sini, tetapi tenggelam. Namun makan di warung ini juga bisa menikmati panorama sungai," ujarnya.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved