Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Penyebaran Covid-19 Makin Tinggi di Kalteng, PMI Kotim Kewalahan Permintaan Plasma Konvalesen

PMI Kabupaten Kotim Kalteng, kewalahan penuhi permintaan plasma konvalesen untuk membantu terapi penyembuhan pasien Covid-19.

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Warga tes Antigen di sejumlah laboratorium kesehatan di Sampit Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - PMI Kabupaten Kotim Kalteng, kewalahan penuhi permintaan plasma konvalesen untuk membantu terapi penyembuhan pasien Covid-19.

Itu karena jumlah pendonor eks penderita covid tidak sebanding dengan pasien yang membutuhkan plasma tersebut.

Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotim semakin meningkat dalam sebulan terakhir, sehingga kebutuhan plasma konvaselen juga meningkat.

Sayangnya pendonor plasma masih sedikit sehingga PMI belum bisa memenuhi kebutuhan plasma tersebut.

Baca juga: 1.500 Vaksintor Bertugas Melakukan Vaksinasi Covid-19 Lansia Serentak di 80 Titik Se-Kalteng

Baca juga: Dibaca Pagi dan Sore, Kumpulan Doa Ketika Bingung dan Terlilit Utang yang Diajarkan Rasulullah

Baca juga: Masih Berduka Imbas Keguguran, Aurel dan Atta Halilintar Malah Berbagi Uang

Berdasarkan data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotim Kalteng, jumlah pasien Positif Covid-19 hingga Sabtu (22/5/2021) mencapai 2.501 orang.

Terjadi penambahan kasus positif Covid-19 dalam sehari mencapai 25 orang yang berasal dari Kota Mentaya.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kotim, dr Yuendri Irawanto, Minggu (23/5/2021) mengungkapkan, dalam sebulan terakhir, permintaan plasma konvalesen di PMI jauh meningkat dibandingkan pendonornya.

Menurut dia, tenaga medis hingga saat ini masih membutuhkan banyak plasma konvaselen untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 yang kini semakin banyak.

"Kami kewalahan untuk mencari donor plasma tersebut, sedangkan permintaan plasma begitu banyak," ujar Mantan Direktur RSUD dr Murjani Sampit ini.

Dia memantau dari pelaksanaan rapid tes antigen dan antibodi terhadap warga yang membutuhkan surat keterangan sehat covid-19 dalam beberapa minggu ini semakin banyak.

"Sayangnya , pendonor plasma belum sebanding dengan pasien covid yang memerlukan plasma tersebut," ujarnya. 

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved