Breaking News:

Berita Kalteng

Humas Polda Kalteng Mediasi Laporan Ujaran Kebencian Warganet di Media Sosial

Tim virtual police Bidhumas Polda Kalteng mediasi adanya laporan ujaran kebencian seorang warganet yang bertikai di media sosial, instagram.

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Kismanto Eko Saputro 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA- Tim virtual police Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalteng mediasi adanya laporan ujaran kebencian seorang warganet yang bertikai di media sosial, Instagram.

Informasi terhimpun, Ma (19) seorang mahasiswi di Palangkaraya melaporkan, SR (24) alumnus perguruan tinggi di Palangkaraya pengguna akun instagram.

SR dilaporkan diduga menyebarkan ujaran kebencian lewat media sosial, Instagram sehingga ditindaklanjuti Bid Humas Polda Kalteng.

Kabidhumas Kombes Pol K. Eko Saputro, Senin (17/5/2021)  mengungkapkan, Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng menerima laporan warganet, Ma yang keberatan unggahan SR pada akun instagram.

Baca juga: Wakil Bupati Kotim Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Bioskop di Citimall Sampit Kalteng

Baca juga: Bank BNI Buka Lowongan Kerja, Ada 3 Posisi yang Dibutuhkan, Cek Syarat dan Cara Mendaftarnya

Baca juga: Segerakan Bayar Utang Puasa Ramadhan di Bulan Syawal, Berikut Niat Qadha Puasa

"Dia keberatan atas unggahan SR di instagram yang menuduhnya merebut pacarnya yang bernama Sa  (24) dan menghina dengan kata-kata tidak pantas," ujar  Eko.

Mendapat laporan dari warganet, Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng langsung memanggil pihak-pihak bertikai untuk dimediasi dan pembinaan.

"Sa mahasiswa di universitas ternama di Kota Palangkaraya juga menghina dan menjelek-jelekkan mantan pacarnya SR di media sosial, yang sekarang juga punya pacar lagi," ujarnya.

Kemudian pihak-pihak yang berseteru dimediasi, untuk saling meminta maaf dan dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Kami mengimbau kepada warganet agar bijak bermedia sosial, karena media sosial adalah ruang publik. Jangan menyampaikan ujaran kebencian di media sosial kepada siapapun," imbaunya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved