Breaking News:

Berita Kalteng

Tujuh Pos Penyekatan Cegat Kendaraan Masuk Pantai Ujung Pandaran Sampit Kabupaten Kotim

Setidaknya ada tujuh pos penyekatan mengadang arus pengunjung dari Palangkaraya menuju wisata Pantai Ujung Pandaran Sampit Kabupaten Kotim Kalteng.

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Polres Kotim
Penjagaan di pos arah Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Upaya keras dilakukan Polres Kotim bersama TNI dan Satpol PP mengamankan aturan larangan ke lokasi wisata Pantai Ujung Pandaran Teluk Sampit di masa libur lebaran.

Beberapa warga dari Palangkaraya mengatakan setidaknya ada tujuh pos penyekatan yang harus mereka lalui, untuk bisa menuju pantai Ujung Pandaran tersebut.

"Pos pertama di Polsek Cempaga Hulu, Pos Cempaga, Pos Kota Besi, Pos Dalam Kota Sampit, Pos Bundaran KB, Polsek Sungai Sampit, dan Pos Ujung Pandaran," ujar Hilman salah satu warga Palangkaraya.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, menegaskan pihaknya bergerak menyikapi mobilisasi pemudik antar Kabupaten atau provinsi.

Baca juga: Surat Izin Keluar Masuk Jakarta Berlaku Sampai 17 Mei, Warga Tetap Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

Baca juga: Besaran Gaji ke-13 yang Akan Diterima PNS, TNI, Polri, dan PPPK, Cek Jadwal Pencairan

Baca juga: Pos Penyekatan Larangan Mudik Lebaran 2021 Perbatasan Kalteng Tetap Beroperasi Hingga 24 Mei 2021

Setelah melewati di beberapa Pos Penyekatan Kabupaten Perbatasan dengan alasan tujuan wajar dapat diperkenankan melanjutkan perjalanan.

Namun ketika diketahui ternyata tujuan akhirnya lokasi Objek Wisata Ujung Pandaran hingga membuat petugas harus sikap tegas melarang masuk lokasi wisata dan memintanya putar balik arah.

Namun sebagian pengunjung tidak langsung pergi dan lebih memilih bertahan di sepanjang tepi jalan sekitar sebelum gerbang Pos Penyekatan Pantai Ujung Pandaran dan berharap diperkenankan lewat.

Selain melaksanakan Penyekatan, kegiatan lainnya sosialisasi imbauan dengan menggunakan Mobil Patroli dan Pengeras suara.

"Kami mengimbau warga yang masih bertahan di tepi jalan agar segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Pos Penyekatan tidak akan dibuka, demi keselamatan bersama menghindari Covid-19.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved