Breaking News:

Berita Kalteng

Gubernur Kalteng Pastikan Pasien Covid-19 Varian Baru B1617 di Kalteng Semuanya Sudah Sembuh

Adanya sejumlah warga Kalteng terpapar Covid-19 varian baru asal India yakni varian B1617 dibenarkan oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. 

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Adanya sejumlah warga Kalteng terpapar Covid-19 varian baru asal India yakni varian B1617 dibenarkan oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. 

Orang nomor satu di Kalteng ini, mengungkapkannya dalam pertemuan di Pangkalanbun, saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Aula Polres Kotawaringin Barat, Senin (10/5/2021).

Gubernur Kalteng selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kalteng meminta para Bupati dan jajaran Forkopimda mengunakan langkah-langkah tegas dan tidak mengambang.

Bila perlu, diberlakukan sanksi hukum atau sanksi sosial bagi pelanggar aturan Prokes agar ada rasa jera di tengah masyarakat.

Baca juga: Pengedar Narkoba Kalteng Gunungmas Diringkus, Barbuk Disita 0,5 Kg Sabu, Melayani Transaksi di Rumah

Baca juga: Nekat Langgar Larangan Pawai Takbiran Keliling di Jalan Raya di Kalteng, Ini Sanksinya

Baca juga: Langgar Aturan Jam Malam, Sebanyak 10 Kafe dan THM di Palangkaraya Kalteng Dibubarkan

Soal, masuknya varian baru virus Covid-19, yakni varian B1617 ke Palangkaraya, Gubernur membenarkan hal tersebut.

“Varian baru di Kalteng dilaporkan 27 Maret 2021 dari 3 pasien di RSUD Doris Sylvanus, 2 orang warga Palangkaraya dan 1 dari Kabupaten Gunungmas, tapi mereka  semua telah sembuh," jelas Gubernur Kalteng

Namun begitu, varian baru covid-19 tersebut lebih ganas dari virus sebelumnya.

Melihat trend baru di India gelombang baru terjadi saat acara keagamaan, di Indonesia di antisipasi karena setiap acara keagamaan ada libur panjang pasti angkanya akan naik.

"Kita antisipasi dengan adanya varian baru, saya sampaikan jangan kita abaikan atau kita anggap remeh,” tekannya.

Sugianto, meminta pengetatan pada tiga pelabuhan udara atau bandar udara (Bandara), yakni di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Bandara H. Asan Sampit, dan Bandara Iskandar di Pangkalanbun. "

Semua penerbangan domestik menerapkan Prokes dengan sungguh-sungguh dan memonitor pelaksanaan Swab PCR yang diberlakukan kepada semua penumpang yang akan masuk ke Kalteng," ujarnya.

Demikian sebut dia, dua pelabuhan laut, yakni Kumai di Pangkalanbun serta Pelabuhan Bahaur di Pulangpisau, Gubernur meminta kepada jajaran Forkompimda kabupaten untuk menjaga arus baliknya.

“Kapal berbendera Indonesia yang melakukan ekspor ke luar negeri pantau terus, awak kapal tidak boleh turun dari kapal, harus isolasi dulu di atas kapal dan orang lain tidak boleh masuk ke kapal kecuali Satgas,” tekannya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved