Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Oknum ASN Palangkaraya Ini Diciduk Polisi Gara-gara Ulahnya Pesta Mabuk Miras Mengganggu Warga

Seorang pria oknum ASN di Palangkaraya Kalteng, DP (40) bersama rekannya diamankan polisi karena ulahnya mabuk-mabukan meresahkan warga sekitar.

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Polda Kalteng
Oknum ASN di Palangkaraya yang mabuk bikin resah warga Jalan Kakatua, Palangkaraya diamankan polisi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Seorang pria oknum ASN di Palangkaraya Kalteng, DP (40) bersama rekannya diamankan polisi karena ulahnya mabuk-mabukan mengganggu dan meresahkan warga sekitar.

Warga sekitar Jalan Kakatua Kota Palangkaraya ini rupanya sudah tidak tahan lagi dengan ulah oknum ASN ini yang mabuk miras sambil berteriak-teriak di tengah malam hingga melaporkannya ke polisi.

Mendapat laporan warga, petugas Tim Raimas Ditsamapta Polda Kalteng langsung bergerak mengamankan oknum ASN itu dalam kondisi mabuk miras sekitar di Jalan Kakatua, Kota Palangkaraya tersebut.

Saat diciduk, oknum ASN ini sedang asyik mabuk pesta miras bersama satu temannya berinisial O (26) di teras rumahnya.

Baca juga: Diduga Tersinggung Soal Utang, Warga Nanga Bulik Lamandau Kalteng Nekat Tikam Perempuan Ini

Baca juga: Tak Mau Menyerah, KKB Papua Siapkan Pasukan Surgawi Hadapi Serangan Pasukan Setan Milik TNI

Baca juga: Fakta-fakta ART Disiksa Majikan di Surabaya, Badan Lebam-lebam dan Makan Nasi Campur Kotoran Kucing

Keterangan salah seorang warga setempat mengungkapkan, salah satu pelaku pemabuk itu, sempat membuat keributan, berteriak-teriak dan melempari setiap orang lewat di depan rumah pelaku dengan sandal.

"Kami takut ulahnya makin tidak terkendali, makanya lapor polisi," ujar warga.

Direktur Samapta Kombes Pol Susilo Wardono melalui Danton Raimas Ditsamapta Bripda Dwi Saifudin, Senin (10/5/2021) menyatakan oknum ASN dan seorang rekannya yang mabuk pesta miras telah diamankan.

"Mereka ini jika mabuk mengganggu orang, melempari orang yang lewat dengan sandal, berteriak-teriak, bikin warga ketakutan, sehingga harus kami amankan," ujar  Dwi Saifudin. 

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved