Breaking News:

Berita Kalteng

Selain Jalur Utama Perbatasan Masuk Kalteng, Petugas Juga Jaga Jalur 'Tikus' di Anjir Serapat Kapuas

Jalan alternatif tepi sungai Anjir Serapat Kilometer 12,5 di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur juga tak luput dari penjagaan petugas.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polsek Kapuas Timur
Petugas gabungan di penjagaan jalan alternatif tepi sungai Anjir Serapat Kilometer 12,5 Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Peniadaan mudik diberlakukan sejak 6-17 Mei 2021 mendatang. Kabupaten Kapuas sebagai pintu masuk ke Kalteng dari Kalsel, melakukan upaya-upaya terkait hal itu.

Mulai dari berdirinya pos penyekatan perbatasan Kalselteng di Jembatan Timbang Kilometer 12,5 Anjir Kapuas Timur dan ditempatkan petugas gabungan di sana.

Lalu melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang ingin melintas masuk wilayah Kalteng. Dimana ada SOP yang telah ditetapkan. Jika memenuhi ketentuan, dipersilakan lewat melintas.

Tak hanya di perbatasan, jalur utama. Penjagaan dan pemeriksaan pun diketahui dilakukan juga di jalan alternatif atau jalur "tikus".

Baca juga: WNA Cina Berbondong Masuk Indonesia Saat Larangan Mudik, Pengamat: Pemerintah Seolah Membebaskan

Baca juga: Pemkot Solo Izinkan Wisatawan Jakarta Masuk Saat Larangan Mudik Jadi Viral, Gibran: Yang Lokal Saja

Baca juga: Doa Ketemu Jodoh bagi Pria dan Wanita, Amalkan Juga Surah An Nur dan Sholawat Nariyah

Seperti yang dilakukan jajaran unsur Tripika Kecamatan Kapuas Timur bersama dengan petugas Pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro desa.

Melakukan pengawasan di jalan alternatif tepi sungai Anjir Serapat Kilometer 12,5 di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur.

Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Eko Sutrisno mengatakan pihaknya mengerahkan dan menempatkan personel untuk melakukan patroli dan pengawasan di Pos PPKM Desa guna menjaga jalur-jalur "tikus".

"Petugas melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan arus mudik pula bagi pengendara yang melewati jalan alternatif atau jalur tikus tepi sungai Anjir Serapat," kata Kapolsek, Sabtu (8/5/2021).

Apabila ditemukan pengendara roda dua yang sengaja melewati jalur tersebut dan tidak bisa menunjukkan dokumen yang diminta atau tidak ada keperluan mendesak maka akan diimbau putar balik.

"Kiranya pengendara melewati jalur utama saja di pos penyekatan perbatasan Kalselteng di UPT Jembatan Timbang guna pemeriksaan lengkap," pungkasnya.

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved