Breaking News:

Berita Kalteng

Pemko Palangkaraya Bangun Titik Pos Penyekatan Larangan Mudik Lebaran, Ini Titik Lokasinya

Ada 3 titik lokasi pos penyekatan larangan mudik lebaran dibangun di perbatasan Kota Palangkaraya dengan kabupaten terdekat di Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kota Palangkaraya, turut bangun pos pengawasan jelang lebaran Idulfitri

Ada 3 titik lokasi pos pengawasan penyekatan larangan mudik lebaran dibangun di lokasi ramai kendaraan yang datang dari kabupaten terdekat.

Informasi terhimpun, menyebutkan, hingga, Rabu (4/5/2021), arus kendaraan jalur Palangkaraya menuju Sampit Kabupaten Kotim masih relantif lancar.

Demikian pula Pahandut Seberang Palangkaraya menuju Kabupaten Gunungmas juga arah Palangkaraya - Pulangpisau kendaraan masih berjalan dengan lancar.

Baca juga: Polres Kotim Undang Pertemuan Pelaku Usaha, Antisipasi Potensi Kerumunan Orang Cegah Covid-19

Baca juga: Program Kandang Ayam Penyangga Antisipasi Kebutuhan Daging Ayam Jelang Idulfitri di Palangkaraya

Baca juga: Buaya Sepanjang Tiga Meter Membusuk di Sungai Mentaya Kabupaten Kotim, Tak Ada Bekas Luka

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengatakan,  sejumlah kesiapan tengah dilakukan untuk pengawasan edaran larangan mudik. Beberapa titik di jalur perbatasan Palangkaraya  diterapkan penyekatan.

“Kesiapan ini bekerjasama dengan pihak kepolisian selaku leading sektor pengawasan,” ujar Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin..

Pos pengawasan tersebut akan ditempatkan di Jalan Mahir Mahar, Jalan Cilik Riwut Km 38, dan Pahandut Seberang.

"Pada pos-pos inilah yang digunakan untuk mengawasi kendaraan umum dan pribadi yang mudik, juga akan mengawasi ASN yang nekat mudik,” tambah Fairid.

Dia berharap adanya larangan mudik di Lebaran tahun ini tidak menjadi stigma negatif bagi masyarakat, karena semata-mata upaya memutus rantai Penyebaran Covid-19.

“Bersilahturahmi bisa dilakukan dengan telepon selular dengan jarak jauh menggunakan teknologi tanpa harus bertatap muka,”ujarnya.

Pemerintah pusat melarang mudik Lebaran 2021 mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Larangan ini tertuang dalam surat edaran (SE) Satuan tugas penanganan covid-19 nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya Idulfitri

Bersamaan dengan itu, Wali Kota Palangkaraya, juga menegaskan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemko Palangkaraya tidak boleh melakukan aktivitas ke luar daerah atau mudik lebaran.

(tribunkalteng.com/ faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved