Breaking News:

Berita Kalteng

Uang Koin Rp100 Ribu Beredar Viral di Medsos, Kepala BI Kalteng Tegaskan Hoaks

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Rihando, menyatakan uang logam senilai Rp100 ribu yang ramai beredar di medsos dipastikan hoaks.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Bank Indonesia
Uang koin Rp 100 ribu yang viral di medsos dipastikan hoaks. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Marak beredarnya uang pecahan logam senilai Rp100 ribu di medsos menarik perhatian kalangan netizen di Kalteng yang berminat mendapatkannya.

Uang koin Rp100 ribu tersebut muncul dan beredar di medsos jelang lebaran Idulfitri dan disebut-sebut untuk tunjangan hari raya (THR) .

"Selama ini belum ada uang logam Rp100 ribu rupiah, saya lihat agak unik makanya saya berusaha untuk mendapatkannya, karena ingin mengoleksinya," ujar Fathian salah satu warga Palangkaraya, Senin (3/5/2021).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Rihando, menyatakan uang logam senilai Rp100 ribu yang ramai beredar di medsos dipastikan hoaks.

Baca juga: Bolehkah Iktikaf di Rumah karena Pandemi? Ini Penjelasan Ustaz Disertai Dalil, Niat dan Tata Caranya

Baca juga: Tidak Lama Lagi Bakal Terjadi 1 Tahun 2 Kali Ramadhan, Kok Bisa? Begini Penjelasan Ahli Astronomi

Baca juga: Diburu Polda Kalteng, Direktur PT AGPM Tertangkap di Banjarbaru Diduga Jalankan Investasi Bodong

"Kami memastikan tidak pernah mengeluarkan uang Rp 100 ribu dalam bentuk pecahan koin seperti yang ramai beredar di medsos. Info itu tidak benar atau hoaks," ujarnya.

Dia meminta agar masyarakat tidak tertipu oleh kabar hoaks tersebut. Bagi yang masih ragu diarahkan untuk menghubungi akun resmi Bank Indonesia atau hubungi contact center BI yaitu BICARA 131*

Seluruh bentuk uang yang dikeluarkan atau diedarkan oleh Bank Indonesia, baik gambarnya, bahan/materialnya, maupun pecahannya dapat dicek pada website Bank Indonesia pada menu rupiah.

Atau dapat diakses pada link *https://www.bi.go.id/id/rupiah/gambar-uang/Default.aspx*

Dia mengatakan,  belum lama ini Bank Indonesia mengedarkan uang pecahan baru senilai Rp75 ribu* (Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) Rp75.000.

UPK 75 Tahun RI merupakan alat pembayaran yang sah (legal tender) dan dapat digunakan dalam transaksi keuangan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bagi masyarakat yang belum mendapatkannya, dapat langsung menukarkan di kantor Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Ade Irma Suryani Nasution, Kota Palangkaraya.

"Masyarakat yang ingin menukar dapat melakukan pemesanan penukaran melalui aplikasi penukaran PINTAR (https://pintar.bi.go.id).

Menggunakan 1 KTP untuk menukarkan maksimal sebanyak 100 (lembar) UPK 75 Tahun RI setiap harinya dan dapat diulang pada hari berikutnya," ujar Rihando. 

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved