Breaking News:

Kisah Inspiratif

Semangat Guru Honorer: Meski Hamil dan Terancam Diterkam Buaya, Tetap Mengajar di Dalam Perahu

Kisah inspiratif dari guru honorer yang sedang hamil mengajar di dalam perahu dengan ancaman diterkam buaya

Tribun Jabar/istimewa
Guru honorer di Sukabumi, Siti Saroyah mengajar siswanya di dalam perahu 

"Paling kendala sekarang untuk pembagian soal ujian sekolah ke anak harus ngasih langsung ke anaknya, gak bisa melalui media internet atau pake HP kita kesulitannya di sinyal."

"Apalagi saya sendiri sekarang lagi hamil jadi tantangan juga luar biasa harus turun, naik perahu," ujar Siti Saroyah.

Siti Saroyah mengatakan, ia sudah mengajar sekitar tiga tahun di SMP tersebut.

Saat ini ia menerima gaji setiap tiga bulan sekali.

Dalam sebulan ia dibayar Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu tergantung jam per bulan.

"Ngajar sudah 3 tahun menjadi honorer gaji kadang 300 kadang 400 tergantung jam per bulan. Biasanya gajian tigabulan sekali," jelasnya.

Ia berharap, pemerintah memperhatikan kesejahteraan guru di pelosok. Terlebih perjuangan mereka dalam mengajar cukup berat.

"Harapannya mudah-mudahan kesejahteraan guru terpencil bisa diperhatikan, apalagi honorer yang hanya mengandalkan hasil dari honor pembagian jam saja kalau dihitung dengan ongkos sudah habis dipake bensin gaji.

Dan juga mudah-mudahan sinyal dan transportasi di Ciloma bisa bagus," harap Siti Saroyah. (*)

tikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Kisah Guru Honorer Terpaksa Mengajar di Atas Perahu, Dibayangi Buaya yang Siap Menerkam 

Editor: Dwi Sudarlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved