Breaking News:

Narkoba Kalteng

Pengedar Sabu Warga Selat Hulu Kapuas Diringkus Polisi, 13 Paket Sabu Disimpan di Rumah Kontrakan

Nekat edarkan sabu, pria berinisial AS (38) warga Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas akhirnya harus mendekam di tahanan polisi.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Syaiful Akhyar
Satresnarkoba Polres Kapuas
Barang bukti paket sabu yang diamankan Satresnarkoba Polres Kapuas. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Nekat edarkan sabu, pria berinisial AS (38) warga Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas akhirnya harus mendekam di tahanan Polres Kapuas.

Tersangka AS kedapatan menyimpan 13 paket sabu dengan berat kotor 6,76 gram.

Pelaku diringkus di rumah kontrakannya, Jumat (30/4/2021) malam lalu dan langsung diamankan ke Mapolres Kapuas guna proses lebih lanjut.

Kasatresnarkoba Polres Kapuas, Iptu Subandi membenarkan pihaknya ada mengamankan pelaku diduga pengedar tersebut.

Baca juga: Dishub Kapuas Bersama Satpolair Lakukan Pemeriksaan Kapal Feri, Setelah di Selat Lanjut ke Mandomai

Baca juga: 17 Pengendara Terjaring Tanpa Masker Melintas di Simpang Empat Jalan Pinus dan Karet Palangkaraya

Baca juga: Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kota Besi Kotim, Barbuk 5 Paket Sabu Seberat 10,34 Gram Diamankan

"Penangkapan pelaku ini hasil penyelidikan di lapangan," katanya, Senin (3/5/2021).

Penangakapan bermula pada Jumat 30 April 2021 sekitar pukul 19.50 WIB, anggota Satresnarkoba mendapat informasi dari masyarakat terkait aktivitas pelaku sebagai pengedar sabu.

"Kemudian anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan setelah informasi cukup, lalu penindakan dan kami mengamankan pelaku," bebernya.

Selanjutnya, dilakukan penggeledahan di dalam kontrakan tersebut dengan disaksikan Ketua RT setempat. Ditemukan barang bukti diduga sabu 13 paket serta barang bukti lainnya.

Barang bukti lainnya yang diamankan yakni satu timbangan digital warna silver, satu pipet kaca, satu pak plastik klip kecil, satu alat hisap sabu.

Kemudian dua lembar tisu, satu lembar plastik, dan satu buah Handphone merk Oppo warna hitam.

"Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 (1) Undang - Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika," pungkasnya

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved