Breaking News:

Berita Kalteng

17 Pengendara Terjaring Tanpa Masker Melintas di Simpang Empat Jalan Pinus dan Karet Palangkaraya

Sebanyak 17 pengendara terjaring razia masker operasi yustisi di simpang empat Jalan Pinus dan Jalan Karet Kota Palangkaraya Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Sejumlah Polwan Polda Kalteng sosialisasi Protokol Kesehatan di sela acara kantor Gubernur Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 17 pengendara terjaring razia masker operasi yustisi di sekitaran simpang empat Jalan Pinus dan Jalan Karet Kota Palangkaraya Kalteng, Minggu (2/5/2021).

Personel Polresta Palangkaraya, Aiptu Saiful Huda,menjelaskan  kegiatan tersebut berdasar Perwali Kota Palangkaraya Nomor 26 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyebaran Covid-19 di Kota Palangkaraya.

“Pelanggar prokes yang terjaring dan dikenakan teguran maupun sanksi sebanyak 17 orang. Rinciannya teguran lisan 2 orang, sanksi kerja sosial 13 orang dan denda administrasi 2 orang," jelas Aiptu Syaiful, Senin (3/5/2021).

Sementara itu, akumulasinya data penyebaran Covid-19 Kalteng, hingga Minggu (2/5/2021) Kasus konfirmasi, bertambah 49 orang.

Baca juga: Satgas Covid-19 Palangkaraya Ancam Tutup Kafe dan THM Melanggar Aturan Jam Operasional

Baca juga: Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kota Besi Kotim, Barbuk 5 Paket Sabu Seberat 10,34 Gram Diamankan

Baca juga: Uang Koin Rp100 Ribu Beredar Viral di Medsos, Kepala BI Kalteng Tegaskan Hoaks

Rinciannya, untuk Palangkaraya 8 orang, Sukamara 18 orang, Pulpis 2 orang, Kapuas 3 orang, Barsel 1 orang, Bartim 4 orang, dan Barut 13 orang, sehingga dari semula sebanyak 20.137 orang menjadi 20.186 orang.

Pasien sembuh tambah 110 orang; Palangkaraya 81 orang, Katingan 7 orang, Sukamara 12 orang, Pulpis 2 orang, Kapuas 2 orang, Bartim 5 orang, dan Barut 1 orang sehingga dari semula 18.275 orang menjadi 18.385 orang.

Dalam Perawatan, ada penurunan sebanyak 63 orang, sehingga dari semula 1.337 orang menjadi 1.274 orang.

Sedangkan, kasus meninggal dunia bertambah 2 orang, yaitu di Palangkaraya 1 orang, dan Kapuas 1 orang. Semula jumlah total 525 orang menjadi 527 orang meninggal. Tingkat kematiannya (CFR) 2,6 persen.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved