Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Diburu Polda Kalteng, Direktur PT AGPM Tertangkap di Banjarbaru Diduga Jalankan Investasi Bodong

AR (41) Direktur PT AGPM diamankan polisi karena diduga terlibat tindak pidana investasi bodong pembangunan mal dan properti di Palangkaraya Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polda Kalteng
Polisi saat amankan, AR (41) Direktur PT Adhi Graha Properti Mandiri (AGPM) yang diduga terlibat tindak pidana penipuan investasi bodong. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - AR (41) yang diketahui sebagai Direktur PT Adhi Graha Properti Mandiri (AGPM) diamankan petugas Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Kalteng, Selasa (27/4/2021).

AR selaku pengembang pembangunan Mall Palangka Trade Center (PTC) dan Mall Adonis Trade Center (ATC) ini diamankan karena diduga terlibat tindak pidana penipuan investasi bodong pembangunan mal. 

Informasi terhimpun, AR bahkan sudah lama menjadi buruan polisi setelah adanya laporan yang masuk ke Polda Kalteng.

AR ditangkap saat berada di Rumah Makan Ayam Goreng Perdana di Jalan Ahmad Yani kilometer 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Baca juga: Wajib Suket Negatif PCR, Penumpang Kapal Laut dari Jawa Tujuan Sampit Kalteng Turun Drastis

Baca juga: Misteri Wanita Pengirim Sate Beracun Tewaskan Bocah 8 Tahun Terungkap, Ternyata Sasarannya Polisi

Baca juga: Hari Ini Malam Selikur, Begini Doa dan Amalan Rasulullah SAW Menjemput Lailatul Qadar

Di Palangkaraya, AR sebagai pengembang pembangunan Mall PTC (Palangka Trade Center) yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut kilometer. 2,5 Kota Palangkaraya dan pembangunan Mall ATC (Adonis Trade Center) Jalan Adonis Samad Kota Palangkaraya.

Dia menerima pemesanan pertokoan (outlet) dari pengusaha. Namun pembangunan mal sebagaimana disepakai ternyata tidak ada realisasi alias fiktif sehingga korbannya dirugikan hingga Rp 6,8 miliar. 

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Kismanto Eko Saputro, Minggu (2/5/2021)  membenarkan penangkapan tersangka AR tersebut.

Dia mengungkap,  modus pelaku adalah menawarkan outlet toko di mall yang sedang dibangun. Awalnya berada di Jalan TJilik Riwut kilometer 2,5, namun dipindahkan ke Jalan Adonis Samad.

“Pembangunan mall di Jalan Tjlik Riwut tak terlaksana kemudian dialihkan ke Jalan Adonis Samad ternyata juga tidak ada," jelas Kombes Pol Kismanto Eko Saputro

Kabid Humas mengatakan hingga Minggu (2/5/2021) tersangka AR masih ditahan di Mapolda Kalteng, untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak penyidik juga melakukan pengembangan kasus untuk memastikan seberapa banyak lagi jumlah korbannya yang tertipu investasi bodong

Tersangka disangkakan Pasal 378 KUHPidana tentang tindak pidana penipuan.

"Laporan lain ada di Polresta Palangkaraya terkait pembangunan rumah dengan uang muka nol persen perumahan di Jalan TJilik RIwut kilometer 4  ternyata juga fiktif,” tambahnya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved