Breaking News:

Berita Kalteng

Tim Gabungan Bersiap di Pos Penyekatan Larangan Mudik Lebaran di Kalteng, Sekat 4 Titik Perbatasan

Tim gabungan Polri, TNI dan Satgas Covid-19, bersiap tugas pantau penyekatan larangan mudik lebaran di sejumlah pos penjagaan perbatasan Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Personel Polda Kalteng persiapan patroli Ramadan dan tugas di perbatasan untuk penyekatan larangan mudik lebaran. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tim gabungan Polri, TNI dan Satgas Covid-19 dan tokoh masyarakat akan lakukan pantauan penyekatan arus mudik di empat titik perbatasan Kalteng.

Pemantauan tim gabungan berlangsung selama empat belas hari terhitung efektif mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Persiapan untuk melakukan kegiatan operasi penyekatan terutama daerah perbatasan darat Kalteng-Kalsel dan Kalteng -Kalbar juga Pelabuhan juga Bandara di Kalteng.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Selasa (27/4/2021) mengatakan pihaknya mendirikan empat pos penjagaan untuk penyekatan yang berbatasan langsung dengan provinsi tetangga.

Baca juga: Kabut Asap Selimuti Kawasan Pinggiran Kota Sampit, Kapolres Kotim Ingatkan Larangan Bakar Lahan

Baca juga: 17 Ramadhan Nuzulul Quran, Berikut 4 Amalan untuk Dapat Berkah dari Malam Turunnya Al Quran

Baca juga: Menhan Prabowo Subianto Berduka, Saudaranya Ikut Gugur dalam Tragedi Tenggelamnya KRI Nanggala-402

Titik utama disekat di perbatasan Kabupaten Kapuas-Kalsel akan dilakukan seleksi secara ketat bagi masyarakat yang akan melintas sesuai dengan ketentuan yang ada.

Titik berikutnya, berada di Kabupaten Barito Timur (Bartim) akan dilakukan penyekatan secara ketat untuk menghalau serta menjaga masuknya arus mudik dari provinsi Kalsel dan lainnya.

"Jangan ada yang mudik lebaran Tahun 2021, ini, karena rawan jadi klaster baru penyebaran corona," ujarnya.

Kapolda juga mengatakan, pos penyekatan juga berada di jalan darat Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara yang berbatasan dengan Kalimantan Barat (Kalbar).

"Tim juga akan  melakukan penguatan penjagaan di bandara maupun pelabuhan yang ada di Kalteng ini," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya memberikan pengecualian terhadap jenis angkutan tertentu yang boleh lewat saat berlaku penyekatan seperti, angkutan sembako, Bahan Bakar Minyak (BBM) dan hal-hal bersifat darurat.

"Ditegaskan, jika ada yang nekat melakukan mudik dan bertentangan dengan aturan yang ada, akan diminta putar balik."

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved