Breaking News:

Berita Kalteng

Kabut Asap Selimuti Kawasan Pinggiran Kota Sampit, Kapolres Kotim Ingatkan Larangan Bakar Lahan

Kabut tipis berbau asap beberapa hari ini mulai terasa di daerah pinggiran Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Kabut pagi mulai berbau asap di Kota Sampit Kabupaten Kotim, Kalteng, Minggu (25/4/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Kabut tipis berbau asap beberapa hari ini, mulai terasa di daerah pinggiran Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Seperti yang terpantau, Minggu (25/4/2021) pagi di Jalan Sumekto hingga Jembatan Bejarum Kecamatan Kota Besi, tampak diselimuti kabut.

Kabut berbau asap ini diduga dampak kebakaran lahan dan mulai mengganggu pengendara di kawasan Kota Besi terutama jalur arah Sampit ke Palangkaraya sekitar Jembatan Bejarum.

Pengendara yang melewati lokasi tersebut terpaksa harus nyalakan lampu sorot kendaraan untuk menembus jarak pandang kabut dan menghindari kemungkinan bertabrakan.

Baca juga: Menhan Prabowo Subianto Berduka, Saudaranya Ikut Gugur dalam Tragedi Tenggelamnya KRI Nanggala-402

Baca juga: Gegara Postingan Oknum Polisi Soal KRI Nanggala-402, Puluhan Prajurit TNI Datangi Polsek Kalasan

Baca juga: 17 Ramadhan Nuzulul Quran, Berikut 4 Amalan untuk Dapat Berkah dari Malam Turunnya Al Quran

Nashir, salah satu warga setempat mengatakan, selama hujan mulai jarang mengguyur Kota Sampit dan sekitarnya, dan suhu udara makin panas membuat semak belukar kering dan rawan terbakar.

"Suhu panas membuat semak belukar di sini mengering dan rentan terbakar," ujarnya.

Kabut pagi mulai berbau asap di Kecamatan Kota Besi Sampit, Kabupaten Kotim, Kalteng, Minggu (25/4/2021)
Kabut pagi mulai berbau asap di Kecamatan Kota Besi Sampit, Kabupaten Kotim, Kalteng, Minggu (25/4/2021) (tribunkalteng.com/Fathurahman)

Pantauan, Selasa (27/4/2021) pagi kondisi kabut yang sebelumnya menyelimuti daerah pinggiran Kota Sampit mulai menghilang, namun suhu udara di Sampit masih tinggi dan terik menyengat.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, mengingatkan warga Kabupaten Kotim Kalteng, supaya tidak membakar lahan saat pembersihan lahan karena bisa berdampak buruk kebakaran lahan meluas.

"Sudah ada Maklumat Kapolda tentang larangan membakar lahan. Kami terus sosialisasi warga tidak membersihkan lahan dengan cara membakar. Ancaman sanksi pidana dan hukumannya berat," ujarnya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved