Breaking News:

Berita Kotim

Infrastruktur Jalan Seranau Dibenahi, Warga Berharap Jembatan Sungai Mentaya Kotim Tetap Dibangun

Masyarakat pun berharap rencana pembangunan jembatan Sungai Mentaya Kotim dengan alokasi anggaran mencapai Rp 1 triliun tetap dibangun.

tribunkalteng.com/Fathurahman
Jalan penghubung kelurahan dan desa di Kecamatan Seranau Desa Terantang ini menghubungkan beberapa desa dan kelurahan di Seberang Sungai Mentaya Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Keinginan warga Kecamatan Seranau Kotim di seberang Sungai Mentaya agar pembangunan infrastruktur dibenahi sudah mulai berjalan.

Itu setelah jalur darat Desa Cempaka Mulya Kecamatan Cempaga Kotawaringin Timur sudah terhubung dengan Kecamatan Seranau.

Meskipun pembangunan jembatan di Cempaka Mulya, Cempaga sudah ada, namun bagi warga Seranau lokasinya masih terlalu jauh dari desa dan kelurahan yang ada di kecamatan tersebut.

Masyarakat pun berharap rencana pembangunan Jembatan Sungai Mentaya Kotim tetap dibangun.

Baca juga: KRI Nanggala-402 Tenggelam, GMNI Minta Presiden Jokowi Evaluasi Kinerja Menhan Prabowo Subianto

Baca juga: Karhutla Kalteng, Polisi Usut Kebakaran Lahan Lima Hektare Sabangau Palangkaraya, TKP Dipolice Line

Baca juga: Tsunami Covid-19 di India, Tiap 5 Menit 1 Orang Meninggal, Warga Berebut Pasokan Oksigen

"Kami berharap Jembatan Mentaya tetap dibangun, agar jarak tempuh lebih dekat ketika ingin berurusan ke Sampit, karena sudah ada jembatan penyeberangan langsung Seranau ke Kecamatan Ketapang Sampit," ujar Holis warga Mentaya Seberang, Senin (26/4/2021).

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah sudah merancang rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Sungai Mentaya dengan anggaran mencapai Rp1 triliun lebih dengan dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.

Ketua Forum Kerjasama Jasa Konstruksi Indonesia (Forjasi) Kotawaringin Timur, M Gumarang, menyambut baik, rencana pembangunan jembatan penyeberangan Mentaya tersebut, asalkan pembangunannya dilakukan secara profesional.

"Tentu sebagai warga Kotim saya menyambut baik rencana tersebut, asalkan dilaksanakan sera Profesional dan konsisten, dengan perencanaan matang,"sambutnya.

"Terutama infrastruktur jalan di kecamatannya di matang dulu, sehingga ketika jembatan terbangun jembatan dan jalan penghubung konek, ini diperlukan keseriusan dalam pembangunannya," tambahnya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved