Breaking News:

Berita Ekonomi

Pekerja Kontrak dan Outsourcing Lebih Mudah Miliki Rumah Lewat KPR BTN, Angsuran Rp 1 Juta

Kabar gembira bagi pekerja kontrak dan outsourcing, bisa mudah miliki rumah lewat KPR BTN, angsuran Rp 1 juta

Editor: Dwi Sudarlan
intiland.com
Ilustrasi kredit kepemilikan rumah 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Kabar gembira bagi pekerja kontrak dan outsourcing (pekerja alih daya),  mereka kini mudah mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR) ke Bank BTN dengan angsuran rendah, sekira Rp 1 juta per bulan.

Pasalnya, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) kembali menjalin kemitraan untuk penyaluran pembiayaan perumahan dengan menggandeng Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI).

Melalui kemitraan tersebut, sekitar satu juta pekerja alih daya atau outsourcing maupun pegawai kontrak dapat memiliki rumah dengan skema kredit yang murah dan mudah.

Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan, perseroan terus berfokus melakukan inovasi dan kemitraan agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat memiliki rumah, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca juga: Ayah Lapor Polisi Karena Anak Laki-lakinya Umur 16 Tahun Disekap dan Dicabuli Penyanyi Dangdut

Baca juga: Larangan Mudik Dimajukan Jadi 22 April-24 Mei 2021, Simak Petunjuk Lengkap Ini Agar Tidak Kena Razia

Baca juga: KRI Nanggala 402 Masih Hilang, Berikut Ini 53 Awak yang Nasibnya Belum Diketahui

Apalagi, kata Hirwandi, rumah pada saat ini telah menjadi kebutuhan pokok untuk dapat hidup, dan berlindung terutama di masa pandemi.

“Kami juga memahami betul betapa sulitnya para karyawan kontrak untuk memiliki rumah dengan fasilitas KPR di perbankan. Karena itu, melalui kerja sama ini, kami berupaya memberikan fasilitas KPR dengan skema mudah dan murah bagi sekitar satu juta karyawan kontrak di Indonesia," kata Hirwandi, Rabu (21/4/2021).

KPR FLPP dan BP2BT

Dijelaskan, ke depan karyawan outsourcing yang tergabung dalam ABADI dapat mengakses KPR subsidi BTN, di mana produk yang dapat dimanfaatkan yakni KPR Fasilitas Pembiayaan Perumahan (FLPP) BTN dan KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Untuk KPR FLPP, fasilitas yang bisa dinikmati yakni uang muka mulai 1 persen jangka waktu kredit hingga 20 tahun, subsidi bantuan uang muka senilai Rp4 juta, suku bunga mulai 5 persen.

Sedangkan KPR BP2BT, tenaga alih daya bisa memperoleh dana bantuan uang muka hingga Rp 40 juta dengan suku bunga mulai 10 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved