Breaking News:

Kapal Selam TNI Hilang Kontak

Berpacu dengan Waktu Selamatkan Nyawa 53 ABK Kapal Selam Nanggala-402, Pasokan Oksigen Besok Habis

Upaya penyelamatan nyawa 53 ABK kapal selam Nanggala-402 yang hilang kontak ibarat berpacu dengan waktu karena pasokan habis Sabtu (24/4/2021) besok

Editor: Dwi Sudarlan
Kompas.com/Cyprianus Anto
Foto dokumen kapal selam KRI Nanggala-402 yang Rabu (21/4/2021) hilang di Perairan Bali 

TRIBUNKALTENG.COM, DENPASAR - Pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021) ibarat berpacu dengan dengan waktu karena pasokan oksigen di kapal itu akan habis Sabtu (24/4/2021) besok.

Kapal yang dibuat di Jerman tahun 1977 itu membawa 53 ABK (anak buah kapal) prajurit TNI.

Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad menjelaskan, pada pukul 03.46 waktu setempat, KRI Nanggala melakukan penyelaman.

Kemudian pada pukul 04.00, kapal melaksanakan penggenangan peluncur torpedo yang merupakan kontak terakhir dengan kapal selam tersebut. 

"Penenggelaman peluncur torpedo nomor 8 yang merupakan komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala pada pukul 04.25," ujar Riad saat konferensi pers, Kamis (22/4/2021). 

Baca juga: Belum Ditemukan, Kapal Selam Nanggala yang Hilang Kontak Bawa 53 Prajurit, Diduga Black Out

Baca juga: Usai Latihan Torpedo KRI Nanggala-402 Tidak Melapor, Ini Spesifikasi Kapal Selam yang Hilang

Ada lima KRI yang dikerahkan untuk mencari kapal selam tersebut.

Salah satu kapal yaitu KRI RE Martadinata sempat mendeteksi pergerakan dengan kecepatan 2,5 knot.

Setelah ditelusuri, ternyata pergerakan tersebut berasal dari rumpon (alat bantu cari ikan). 

Namun, Kamis, kru pencari mendeteksi kemagnetan yang tinggi di salah satu titik lokasi.

Titik dengan kemagnetan tinggi ditemukan di kedalaman 50-100 meter.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved