Breaking News:

Kapal Selam Hilang Kontak

Bantuan Tetangga Datang, 5 Personel Militer Singapura Merapat ke KRI dr Suharso Cari Nanggala 402

Jumat (24/4/3021), kapal selam KRI Nanggala 402 belum juga ditemukan. Tim pencarian, mendapat bantuan dari militer negara tetangga.

Editor: Anjar
Kompas.com/Cyprianus Anto
Foto dokumen kapal selam KRI Nanggala-402 yang Rabu (21/4/2021) hilang di Perairan Bali 

TRIBUNKALTENG.COM - Sampai hari ini, Jumat (24/4/3021), kapal selam KRI Nanggala 402 belum juga ditemukan. Tim pencarian, mendapat bantuan dari militer negara tetangga.

Terkini adalah kedatangan lima personel militer asal Singapura.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Achmad Riad mengungkapkan lima personel militer Singapura itu sudah merapat ke KRI dr Soeharso-990 guna membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402.

"Tim Angkatan Bersenjata Singapura berupa lima personel sudah on board di KRI Soeharso," ujar Riad dalam konferensi pers di Bali, dikutip dari kanal Youtube Puspen TNI, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Masyarakat Kalteng Diperkenalkan Penggunaan Alat GeNose-19, Deteksi Corona dengan Hembusan Nafas

Baca juga: Penguatan Mental dan Rohani, Polres Kapuas Laksanakan Binrohtal Anggota

Kehadiran lima personel militer Singapura ini sekaligus menanti kedatangan kapal penyelamat kapal selam milik Angkatan Laut Singapura (RSN) MV Swift Rescue.

MV Swift Rescue sendiri dijadwalkan akan tiba malam ini.

Foto dokumen kapal selam KRI Nanggala-402 yang Rabu (21/4/2021) hilang di Perairan Bali
Foto dokumen kapal selam KRI Nanggala-402 yang Rabu (21/4/2021) hilang di Perairan Bali (Kompas.com/Cyprianus Anto)

Selain itu, TNI juga sudah mendapat tambahan kekuatan dengan kehadiran tim dari pesawat P-8 Poseidon yang didatangkan dari Amerika Serikat (AS). Sedangkan unit pesawatnya sendiri dijadwalkan tiba malam ini.

"Tim dari Poseidon yang nanti akan sebagai operator ataupun membantu P-8 Poseidon Amerika dari US Airforce yang mudah-mudahan bisa datang malam atau dini hari nanti, akan membantu proses pencarian, timnya sudah datang di sini, tadi untuk berkoordinasi," terang Riad.

Tak hanya dari dua negara tersebut, bantuan dari Malaysia dan Australia juga segera merapat.

Adapun Malaysia mengirimkan MV Mega Bakti, sedangkan Australia mengerahkan HMAS Ballarat (FFH 155) dan HMAS Sirius (O 266).

Diketahui, KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021), sekitar pukul 03.46 WIB.

Kapal selam produksi Jerman tahun 1977 itu ditengarai mengalami black out atau mati listrik total saat penyelaman sehingga kapal tersebut diperkirakan jatuh di kedalaman sekitar 600-700 meter dari permukaan laut.

Di dalam kapal tersebut, terdapat 53 awak kapal yang terdiri dari 49 anak buah kapal, 1 komandan satuan, dan 3 personel arsenal.

Baca juga: Calon Jemaah Haji Lansia di Kabupaten Kapuas Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Baca juga: Perbatasan Darat Kabupaten dan Kota Dalam Provinsi Kalteng Disekat Sepekan Jelang Idulfitri

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Personel Militer Singapura Sudah Merapat ke KRI dr Suharso Bantu Cari Kapal Selam Nanggala"

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved