Ramadhan 2021
TADARUS RAMADHAN 2021: Surah Al Infitar, Pengingat Bagi Kelompok Pendusta dan Durhaka
Pada hari ke-9 Ramadhan 2021 ini, kita akan tadarus dan mengupas Surah Al Infitar yang menjadi pengingat bagi kelompok pendusta dan durhaka
TRIBUNKALTENG.COM - Pada hari ke-9 Ramadhan 2021 ini, kita akan tadarus dan mengupas Surah Al Infitar yang menjadi pengingat bagi kelompok pendusta dan durhaka.
Surat Al Infitar merupakan surah ke-82 yang diturunkan setelah Surat An Naziat.
Mengutip dari Buku Juz Amma, Surat Al Infitar tergolong sebagai surah makkiyah karena diturunkan di Mekkah.
Jumlah ayatnya sebanyak 19.
Dalam Alquran, Surat Al Infitar menempati juz 30 tepatnya setelah Surat At Takwir (idzassyamsukuwwirat).
Nama Al Infitar diambil dari akhir bacaan ayat pertama dengan lafaz Fatharat.
Baca juga: TADARUS RAMADHAN 2021: Surah An Naziat, Mengantar ke Surga dengan Wajah Berseri-seri
Baca juga: TADARUS RAMADHAN 2021: Surah Al Fath, Wasilah untuk Peroleh Rezeki yang Berkah
Baca juga: TADARUS RAMADHAN: Al Kautsar, Surah Terpendek Keutamaan Besar, Atasi Rasa Takut dan Lunakkan Hati
Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, Al Infitar atau Fatharat bermakna pecah.
Dari terjemahannya, Surat Al Infitar berisi tentang manusia yang mendustakan perintah Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Akibat perbuatan itu, di hari kiamat nanti manusia akan menerima ganjaran mengerikan.
Yakni panasnya api neraka bagi golongan durhaka atau pendusta.
Sementara tempat kemakmuran berupa surga akan diterima manusia yang berbakti atas ajaran serta perintah Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Berikut bacaan Surat Al Infitar lengkap Arab latin dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia.
إِذَا السَّمَآءُ انْفَطَرَتْ
Idzassamaa ung fathorot.
"Apabila langit terbelah."
وَإِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْ
Wa idzal kawaakibung tastarot.
"Dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan."
وَإِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْ
Wa idzal bihaaru fujjirot.
"Dan apabila lautan dijadikan meluap."
وَإِذَا الْقُبُوْرُ بُعْثِرَتْ
Wa idzal qubuuru bu' tsirot.
"Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar."
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ
'Alimat nafsum maa qoddamat wa akhkhorot.
"Maka setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan-Nya."
يٰٓأَيُّهَا الْإِنْسٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيْمِ
Yaa ayyuhal ingsaanu maa ghorroka birobbikal kariim.
"Wahai manusia! Apakah yang telah memerdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pengasih."
الَّذِى خَلَقَكَ فَسَوّٰىكَ فَعَدَلَكَ
Alladzii kholaqoka fasawwaaka fa 'adalak.
"Yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang."
فِيْٓ اَيِّ صُوْرَةٍ مَّا شَاۤءَ رَكَّبَكَ
Fii ayyi shuurotim maasyaa a rokkabak.
"Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu."
كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُوْنَ بِالدِّيْنِ
Kallaa bal tukadzdzibuuna biddiin.
"Sekali-kali jangan begitu! Bahkan kamu mendustakan hari pembalasan."
وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰفِظِيْنَ
Wa inna 'alaikum lahaafidziin.
"Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu)."
كِرَامًا كٰتِبِيْنَ
Kiroomang kaatibiin.
"Yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu)."
يَعْلَمُوْنَ مَا تَفْعَلُوْنَ
Ya’ lamuuna maa taf 'aluun.
"Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan."
إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيْمٍ
Innal abrooro lafii na 'iim.
"Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan."
وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِى جَحِيْمٍ
Wa innal fujjaro lafii jahiim.
"Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka."
يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ الدِّيْنِ
Yashlaunahaa yaumaddiin.
"Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan."
وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَآئِبِيْنَ
Wamaahum 'anhaa bighoo ibiin
"Dan mereka tidak mungkin keluar dari neraka itu."
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِ
Wamaa adrooka maa yaumuddiin.
"Dan tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?"
ثُمَّ مَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِ
Tsumma maa adrooka maa yaumuddiin.
"Sekali lagi, tahukan kamu apakah hari pembalasan itu?"
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۖ وَالْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ لِّلّٰهِ
Yauma laa tamliku nafsul linafsing syai aa, wal amru yauma idzil lillaah.
"Yaitu pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah."
Demikian bacaan Surat Al Infitar dan artinya, semoga bermanfaat. (*)
Baca juga: TADARUS RAMADHAN 2021: Surah At Tariq, Menghalangi Ancaman Musuh
Baca juga: TADARUS RAMADHAN 2021: Surah Ar Rahman, Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang Kamu Dustakan?
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Surat Al Infitar Lengkap Arab Latin dan Artinya