Breaking News:

Hari Kartini 2021

20 Kutipan Inspiratif RA Kartini dari Buku Habis Gelap Terbitlah Terang dan Surat-surat Kartini

20 kutipan inspiratif dari RA Kartini semasa hidup disarikan dari Buku Habis Gelap Terbitlah Terang dan Surat-surat Kartini

kominfo.go.id
Besok, Rabu 21 April 2021 adalah Hari Kartini 

TRIBUNKALTENG.COM - Besok, Rabu 21 April 2021 adalah Hari Kartini, berikut 20 kutipan inspiratif dari RA Kartini semasa hidup disarikan dari Buku Habis Gelap Terbitlah Terang dan Surat-surat Kartini

Raden Ajeng Kartini atau dikenal sebagai RA Kartini adalah tokoh pahlawan nasional yang gigih memperjuangkan emansipasi perempuan

Lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879, RA Kartini dikenal sebagai wanita yang mempelopori kesetaraan derajat antara perempuan dan pria di Indonesia.

Dikutip dari kemdikbud.go.id, wafatnya RA Kartini tidak serta-merta mengakhiri perjuangan dia.

Salah satu temannya di Belanda, Mr JH Abendanon yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama dan Kerajinan Hindia Belanda, mengumpulkan surat-surat yang dulu pernah dikirimkan oleh Kartini kepada teman-temannya di Eropa.

Baca juga: Masjid Bentuk Kabah Ini Viral Setelah Tayang di Sinetron Preman Pensiun 5, Dibangun 1,5 Bulan Saja

Baca juga: Perampok Tega, Jarah Harta dan Pukuli Nenek yang Hidup Sendiri di Gubuk Bambu

Baca juga: Ini Cara Arya Saloka Luangkan Waktu untuk Keluarga Walau Sibuk Syuting Ikatan Cinta

Abendon kemudian membukukan seluruh surat itu dan diberi nama Door Duisternis tot Licht yang jika diartikan secara harfiah berarti Dari Kegelapan Menuju Cahaya.

Buku tersebut diterbitkan pada 1911 dan cetakan terakhir ditambahkan surat “baru” dari Kartini.

Tetapi, pemikiran-pemikiran Kartini dalam surat-suratnya tidak pernah bisa dibaca oleh beberapa orang pribumi yang tidak dapat berbahasa Belanda.

Baru pada 1922, Balai Pustaka menerbitkan versi translasi buku dari Abendanon dengan bahasa Melayu yang diberi judul Habis Gelap Terbitlah Terang: Buah Pikiran.

Setelah itu, pada 1938, salah satu sastrawan bernama Armijn Pane yang masuk dalam golongan Pujangga Baru menerbitkan versi translasinya sendiri dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang.

Halaman
1234
Editor: Dwi Sudarlan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved