Breaking News:

Berita Kalsel

Lihan Meninggal di Perjalanan dari Lapas Banjarbaru Menuju RSD Idaman, Alami Sakit Jantung dan Asma

Lihan, mantan terpidana kasus penipuan investasi miliaran dan kembali terjerat kasus penipuan ditahan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, meninggal dunia.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Aprianto
Lihan semasa hidupnya ketika menjalani pemeriksaan di Kejari Kota Banjarbaru, Kamis (14/11/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU - Lihan, mantan terpidana kasus penipuan investasi miliaran rupiah dan kembali terjerat kasus penipuan ditahan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, meninggal dunia, Senin (19/4/2021).

Lihan diperkirakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSD Idaman Banjarbaru.

Kepala seksi pelayanan medik RSD Idaman Banjarbaru Dr Siti Ningsih membenarkan sebelum sampai ke rumah sakit Lihan sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Senin, 19 April 2021 pukul 10.03 Wita datang ke IGD dalam keadaan sudah meninggal," terang Siti Senin sore.

Baca juga: Kantor Disdukcapil Kapuas Buka Pelayanan Seperti Biasa Selama Ramadan, Jam Pelayanan Diatur Begini

Baca juga: Kapolda Kalteng Berharap Launching GeNose-19 Bisa Percepat Penanganan Covid-19 Kalteng

Baca juga: Petinju Kalteng Hamson Lamandau Juara WBC Internasional Diusulkan Jadi ASN Jalur Prestasi

Sekarang jenazah masih di kamar jenazah di kulkas pendingin karena pihak Lapas Kelas II B masih mencari keluarga inti.

"Tadi ada keluarga yang datang mantan ipar, tapi belum bisa memberikan keputusan untuk pemakaman jadi masih dititip dulu sampai ada keluarga inti," kata dia.

Kalapas Kelas II B Banjarbaru, Amico Balalembang melalui Kasi Binadik Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Septyawan Kuspriyo menjelaskan kronologis kejadian.

Saat itu Lihan yang terjerat kasus penipuan mengeluhkan sesak nafas saat berada di dalam sel.

"Kemudian petugas dibantu tahanan lain ikut memeriksa kondisi Lihan," kata Septya Senin sore.

Karena di dalam Lapas kelas 2B Banjarbaru keterbatasan oksigen pilihan pun dengan segera dibawa ke rumah sakit idaman untuk mendapatkan perawatan yang layak.

Namun ketika menuju rumah sakit Idaman yang berjarak sekitar 3 kilometer dari RSD Idaman Lihan pingsan di dalam mobil ambulan.

"Kami tidak Tahu saat di dalam mobil itu apakah pingsan atau meninggal yang pasti Lihan sempat diperiksa di rumah sakit dan ternyata dinyatakan sudah meninggal," kata Septya.

Septya menambahkan berdasarkan informasi pihak keluarga Lihan memang ada mengalami sakit jantung dan asma.

(tribunkalteng.com/Khairil Rahim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved