Kisah Mukjizat

Karomah Habib Cikini: Air di Kompleks Makam Terus Mengalir dan Diyakini Peziarah Manjur sebagai Obat

Air di kompleks makam Habib Cikini tidak pernah berhenti mengalir dan diyakini para peziarah, mujarab sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit

Editor: Dwi Sudarlan
tribunjakarta.com
Peziarah berdoa di makam Habib Cikini 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Meskipulan sudah lama berpulang ke Rahmatullah, Habib Cikini diyakini masih memiliki karomah, setidaknya terlihat dari air di kompleks makam yang tidak pernah berhenti mengalir dan diyakini para peziarah, air itu mujarab sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit.

Semburan air di sekitar makam Habib Cikini juga  membawa berkah bagi masyarakat sekitar karena banyaknya peziarah yang datang bisa membantu perekonomian mereka. 

Ternyata kisah keluarnya air dari sekitar makam Habib Cikini itu di luar nalar atau mukjizat.

Makam Habib Cikini atau Habib Abdurrahman bin Abdullah Al Habsyi kabarnya pernah menyemburkan air dari sekitar liang lahat.

Kala itu, lahan di sekitar makam Habib Cikini akan digusur oleh pengembang untuk pembangunan sebuah apartemen sekitar tahun 2010.

Baca juga: Amalan Mendiang Syekh Ali Jaber Tentang Rahasia 1 Jam di Hari Jumat, Semua Doa Akan Terkabul

Baca juga: TADARUS RAMADHAN 2021: Surah At Tariq, Menghalangi Ancaman Musuh

Baca juga: JADWAL IMSAKIYAH 5 Ramadhan 1442 H - Sabtu 17 April 2021 untuk Palangkaraya dan Banjarmasin

Namun saat eksekusi akan dilakukan, masyarakat gempar ketika tiba-tiba air menyembur deras dari sekitar liang lahat. Peristiwa itu pun membuat banyak orang takjub.

Keanehan air yang menyembur dari makam itu bahkan sampai tersebar ke mana-mana akibat disiarkan berbagai media.

Sebelum kejadian tidak wajar itu, warga tak pernah mengetahui ada mata air di sekitar makam Habib Cikini.

Warga dari anak-anak, ibu-ibu sampai bapak-bapak berduyun-duyun menggunakan air yang dianggap keramat itu.

Tak sedikit yang menganggap air itu sebagai obat mujarab untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Semburan air itu seakan mengisyaratkan pihak pengembang untuk berhenti mengerahkan alat berat penggaruk tanah di sekitar makam.

Air itu dialihkan ke sebuah toren untuk dialirkan ke sejumlah tempat di makam Habib Abdurrahman bin Abdullah.

"Air itu dialihkan ke atas toren. Buat mandi, buat wudhu sampai untuk minum. Insya Allah air berkah. Ini air obat," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Senin (12/4/2021).

Air itu masih dianggap bertuah oleh banyak peziarah sampai sekarang.

Halaman
1234
  • Berita Terkait :#Kisah Mukjizat
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved