Breaking News:

Berita Kalteng

Sebanyak 36 PPPK Guru dan 29 Penyuluh Pertanian di Kabupaten Kapuas Terima SK, Ini Harapannya

Sebanyak 64 PPPK Kapuas terdiri dari 36 Guru (eks Tenaga Honorer Kategori II) dan 29 Penyuluh Pertanian (eks THL-TB) terima SK Bupati Kapuas.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Syaiful Akhyar
BKPSDM Kapuas
Kadisdik Kapuas H Suwarno Muriyat dan Plt Kepala Dinas Pertanian juga Kepala BKPSDM Kapuas, Aswan serahkan Surat Keputusan (SK) PPPK Guru di Aula Disdik Kabupaten Kapuas. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - 64 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kapuas terdiri dari 36 Guru (eks Tenaga Honorer Kategori II) dan 29 Penyuluh Pertanian (eks THL-TB) terima SK Bupati Kapuas.

Setelah mereka melalui seleksi dan proses yang panjang di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)

"Penyerahan SK dilaksanakan kemarin di Aula Disdik Kapuas," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas, Aswan, Jumat (16/4/2021)

Ia pun meminta agar setelah diterimanya SK oleh P3K tersebut, kinerjanya harus semakin meningkat.

Baca juga: Masuk Wilayah Kalteng Wajib Bawa Suket Negatif Rapid Tes Antigen, Berlaku Mulai 15 April 2021

Baca juga: Putra Dayak Kalteng Juara Tinju WBC Internasional, Hamson Lamandau Disambut Spesial Kapolda Kalteng

Baca juga: Disdik Kapuas Liburkan Kegiatan Sekolah Selama Ramadan, Gantinya Belajar Mandiri Pakai Kartu Kendali

"Aparatur Sipil Negara terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Perbedaannya hanya tidak memiliki hak pensiun serta setiap lima tahun dievaluasi," ungkapnya.

Aswan yang juga Plt Kepala Dinas Pertanian Kapuas meminta kepada para Penyuluh Pertanian, agar semakin berperan aktif dalam menjalankan tugasnya.

"Kabupaten Kapuas sasaran Program Food Estate sebagai upaya dari pemerintah guna mewujudkan ketahanan pangan nasional, langkah antisipasi menghadapi adanya krisis pangan," pinta Aswan.

Kadisdik Kapuas, H Suwarno Muriyat menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati Kapuas atas pengangkatan/penambahan guru, mengisi kekurangan pada sejumlah SD dan SMP karena pensiun atau mutasi.

Bahkan katanya dalam waktu dekat ada sejumlah sekolah yang akan ditinggal Kepala Sekolahnya karena pensiun.

Ironisnya PNS yang akan purnatugas itu selama ini hanya sendiri dan dibantu oleh guru honorer, karena itu dapat digantikan oleh ASN PPPK.

"Saya yakin Bapak dan Ibu Guru yang telah menerima SK PPPK akan semakin meningkat komitmen dan profesionalismenya," ujarnya.

Dilanjutkannya, keberhasilan pembelajaran maupun pengelolaan pendidikan dalam arti yang luas sangat dipengaruhi oleh kualitas guru.

"Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas sangat memerlukan kinerja guru berkualitas sehingga mampu membentuk peserta didik yang berkarakter. Teruslah meningkatkan kompetensi maupun kualifikasi agar pada saatnya nanti dapat menambah penghasilannya melalui tunjangan sertifikasi guru," pungkas H Suwarno Muriyat.

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved