Ramadhan 2021

Ada 2 Versi Doa Buka Puasa, Mana yang Benar Berdasar Hadis Sahih? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ada 2 versi doa buka puasa Ramadhan yang beredar di masyarakat, mana yang benar berdasar hadis sahih, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad atau UAS

Editor: Dwi Sudarlan
Ist/Tribun Timur
Ilustrasi puasa Ramadhan 

Artinya: “Aku niat puasa pada hari esok untuk melaksanakan kewajiban bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala”

Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh

“Nawaitu shauma syahri ramadhaana kullihi lillaahi ta’aalaa”

Yang artinya: “Aku niat berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."

Selain niat puasa, yang perlu diperhatikan saat menjalankan puasa adalah berhati-hati dari perkara yang bisa membatalkannya.

Hal-hal yang membatalkan puasa

1. Masuknya sesuatu ke dalam lubang tubuh secara sengaja

Memasukkan sesuatu ke dalam lubang tubuh bisa membatalkan puasa.

Lubang yang dimaksud bukan hanya mulut, namun seluruh lubang di dalam tubuh.

2. Memasukkan benda ke dalam salah satu jalan

Maksudnya adalah kemaluan dan dubur. Jika benda yang masuk ke dalam salah satu lubang tersebut, akan membatalkan puasa. Memasukkan obat sekalipun.

3. Muntah secara disengaja

Muntah secara disengaja bisa membatalkan puasa.

Jika tidak disengaja, maka puasa tetap sah, seperti dalam hadis berikut:

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa dikalahkan oleh muntah maka tidak ada qadha' baginya. Barangsiapa muntah dengan sengaja, maka hendaknya ia meng-qadha'nya," (HR Abu Dawud, Turmudzi, Ibnu Majah, Baihaqi dan al-Hakim dari Abu Hurairah).

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved