Breaking News:

Ramadhan 2021

Ada 2 Versi Doa Buka Puasa, Mana yang Benar Berdasar Hadis Sahih? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ada 2 versi doa buka puasa Ramadhan yang beredar di masyarakat, mana yang benar berdasar hadis sahih, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad atau UAS

Editor: Dwi Sudarlan
Ist/Tribun Timur
Ilustrasi puasa Ramadhan 

Ustadz Abdul Somad menjelaskan dua doa tersebut ternyata sama-sama boleh digunakan, sebagaimana pendapat ulama Syaikh Ibn 'Utsaimin.

"Kedua-duanya boleh dipakai. Yang ngomong bukan Ustadz Somad, tapi Syaikh Ibn 'Utsaimin, ulama Saudi Arabia. Tapi status hadisnya? Hadist Dhaif tetap bisa dipakai, kalau cukup 5 syarat. Pertama, bukan masalah aqidah tauhid, kedua bukan masalah halal haram, ketiga tidak terkait riwayat pendusta, keempat masih bernaung di bawah hadist sahih, kelima untuk motivasi beramal," kata UAS dalam ceramahnya yang diunggah di Facebook Tanya Jawab Ustadz Abdul Somad 19 Mei 2018 lalu.

Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhisy syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aala

Artinya: “Aku niat puasa pada hari esok untuk melaksanakan kewajiban bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala”

Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh

“Nawaitu shauma syahri ramadhaana kullihi lillaahi ta’aalaa”

Yang artinya: “Aku niat berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."

Selain niat puasa, yang perlu diperhatikan saat menjalankan puasa adalah berhati-hati dari perkara yang bisa membatalkannya.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved