Breaking News:

Berita Kalteng

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Ini Minta Pemkab Kapuas Awasi Harga Bahan Pokok dan Ketersediannya

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, HM Rosihan Anwar minta Pemkab Kapuas melalui OPD terkait awasi harga bahan pokok dan ketersediaanya memasuki Ramadan.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/dok
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, dr HM Rosihan Anwar 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, HM Rosihan Anwar minta Pemkab Kapuas melalui OPD terkait awasi harga bahan pokok dan ketersediaanya memasuki Ramadan.

Disampaikannya perlu kehadiran dan peran pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok saat Bulan Ramadan tetap dengan kondisi normal.

"Kiranya bisa dilakukan pengawasan oleh dinas terkait guna menjamin harga kebutuhan pokok tetap stabil dan ketersediaannya aman," kata Politisi PKS itu, Selasa (13/4/2021).

Anggota Komisi II ini mengungkapkan khawatir jika terjadinya kenaikan sejumlah komoditi bahan pokok membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca juga: JADWAL IMSAKIYAH dan Waktu Buka Puasa Ramadan 1442 H untuk Kota Kualakapuas dan Sekitar

Baca juga: TATA Cara Sholat Tarawih, Witir dan Doa Kamilin Hari Pertama Ramadhan 1442 H

Baca juga: Maknai Ramadan dengan Penuh Rasa Syukur, Begini Imbauan Ketua FKUB Kapuas Kalimantan Tengah

Mengingat dampak dari pandemi Covid-19 sudah cukup menyulitkan. Tentunya harapan kita semua, baik itu ketersediaan bahan pokok, dan kestabilan harga bisa tetap normal," ungkap Legislator dari Dapil 1 Kapuas ini.

Selain itu, dr Rosihan juga berharap pengawasan-pengawasan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. "Sehingga dapat mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang tinggi," tandasnya.

Sementara itu, pihak Disdagperinkop Kapuas mengatakan bahwa mereka rutin memantau harga barang kebutuhan pokok di Pasar Blok R Kualakapuas dan sekitarnya.

"Sebab setiap hari kami selalu melaporkan hasil survey harga bahan pokok tersebut ke provinsi dan pusat dengan tujuan mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan stok barang atau kebutuhan pokok," kata Kepala Bidang Perdagangan, Anita Sumarni.

Sebagaimana pula tugas dan fungsi Bidang Perdagangan secara umum yaitu, membina pelaku usaha, memberi rekomendasi untuk pelaku usaha.

"Lalu monitoring pemantauan harga dan stock barang kebutuhan pokok dan barang penting di tingkat pasar Kabupaten/Kota kemudian melakukan pemantauan distribusi elpiji 3 kilogram," ujarnya.

Masa Pandemi, pihaknya pun saat turun ke pasar sekalian memberikan imbauan agar saat proses transaksi jual beli untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Pedagang dan pembeli kurang bisa saling disiplin protokol kesehatan, misal memakai masker. Ini sebagai upaya bersama mengurangi penyebaran serta dapat memutus mata rantai virus corona," pungkasnya.

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved