Breaking News:

Berita Kalteng

Ini Keterangan Polisi Soal Video Viral Aksi Pelemparan di Poros Palangkaraya-Sampit, Bukan Pemalakan

Polsek Cempaga Hulu Kotim Kalteng, mengungkap kronologis terjadinya pelemparan batu terhadap mobil angkutan barang yang sempat viral videonya.

Polres Kotim
Dua orang pelaku pelemparan saat dimintai keterangannya oleh petugas Polsek Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, Kalteng, Senin (12/4/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Polsek Cempaga Hulu Kotim Kalteng, Senin (12/4/2021), mengungkap kronologis terjadinya pelemparan batu terhadap armada angkutan barang yang sempat viral videonya.

Pelemparan batu oleh dua pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Trans Kalimantan arah Palangkaraya- Sampit tepatnya Desa Pundu Kecamatan Cempaga Kotim, Sabtu (9/4/2021) sore.

Kapolsek Cempaga Hulu, Iptu Taufik Hidayat, mengungkapkan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait video viral t pelemparan mobil tersebut.

Pelemparan menggunakan batu terhadap sopir angkutan jasa ekspedisi barang di Jalan Tjilik Riwut km 85 Desa Bukitbatu (bukan Desa Pundu) Kecamatan Cempaga, Kotim.

Baca juga: Ngintip Wanita Mandi Tanpa Busana di Kuala Kurun, Pria dari Kalsel Ini Kena Sanksi Adat Denda Jipen

Baca juga: Gadis 14 Tahun Asal Tewah Kalteng Disetubuhi di Toilet SD, Pelaku Asal Gunung Mas Kalteng Buron

Baca juga: Ini yang Terjadi di Dalam Tubuh Hari ke-1 hingga Hari ke-30 Saat Puasa Ramadhan, Racun-racun Keluar

Diungkapkan, petugas telah mendapatkan keterangan dari warga Desa Bukitbatu saksi kejadian. Peristiwa tersebut terjadi pada Hari Sabtu, 09 April 2021 sore di jalan Tjilik Riwut kilometer 85 Desa Bukitbatu Kecamatan Cempaga Hulu.

Dalam kejadian tersebut, juga disaksikan warga Desa Bukitbatu bernama Hendri alias Ojek yang melihat langsung kejadian tersebut.

Hendri alias ojek bertemu langsung sopir Mobil box dan meminta nomor telepon selular sopir mobil box jasa ekspedisi J&T tersebut.

Dari keterangan terhimpun, sopir Mobil Mobil Box Nomor Polisi DR 8022 AH bernama Reza Yuliansyah Nasution, karyawan Jasa ekspedisi J&T Palangkaraya menyebut, saat itu dia bersama rekannya Kristian juga karyawan J&T yang memvideokan kejadian tersebut hingga viral di media sosial.

Kapolsek mengatakan, hasil pemeriksaan, terhadap, Reza Yuliansyah terungkap, sewaktu dalam perjalanan dari Palangkaraya menuju Sampit saat di Jembatan Pundu terdapat 3 (tiga) Pengendara Sepeda motor yang mengambil jalan terlalu tengah, kemudian Reza sopir mobil membunyikan klakson untuk mendahului.

Namun, pengendara sepeda motor tersebut mengejar serta melempar sandal ke arah mobil box tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved