Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Dua Pelaku Video Viral Diduga Pemalak Angkutan Barang di Desa Pundu Kabupaten Kotim Diamankan Polisi

Dua pelaku diduga aksi pemalakan sopir angkutan di Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotim yang videonya viral di medsos, diamankan polisi setempat.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Kotim
Dua remaja diduga melakukan pelemparan armada angkutan di Jalan Trans Kalimantan arah Sampit-Palangkaraya Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim Kalteng, diamankan polisi. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Viral di medsos video berdurasi 18 detik dugaan pemalakan oleh empat orang  di Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotim, Kalimantan Tengah, mendapat perhatian polisi.

Dalam video yang beredar, tampak tiga orang remaja di pinggiran jalan Trans Kalimantan arah Sampit- Palangkaraya secara tiba-tiba ingin menghentikan kendaraan angkutan melintas di Desa Pundu sekitar Km 90. 

Tidak cuma itu, salah seorang kawanan terlihat melemparkan batu ke mobil angkutan ingin memberhentikan mobil angkutan tersebut.

Kejadian itu tak pelak membuat resah pengendara yang lewat di kawasan tersebut, karena selama ini belum pernah ada kejadian terebut.

Baca juga: Ngintip Wanita Mandi Tanpa Busana di Kuala Kurun, Pria dari Kalsel Ini Kena Sanksi Adat Denda Jipen

Baca juga: Gadis 14 Tahun Asal Tewah Kalteng Disetubuhi di Toilet SD, Pelaku Asal Gunung Mas Kalteng Buron

Baca juga: Polres Barito Selatan Amankan 31 Sepeda Motor Balapan Liar Resahkan Warga

"Kami berharap kasus ini ditindaklanjuti polisi, karena kami takut saat lewat lokasi tersebut juga jadi korban pelemparan," ujar Fauzy salah satu sopir armada angkutan barang di Sampit, Senin (12/4/2021).

Kapolres Kotim melalui Kapolsek Cempaga Hulu, Iptu Tufik Hidayat, saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya masih memintai keterangan beberapa saksi terkait video tersebut.

Pihaknya juga sudah mengamankan dua orang remaja di dalam video tersebut diduga pelakunya.

Dia mengatakan, pihaknya sudah bergerak melakukan penyelidikan dan sudah mengamankan dua orang pelakunya untuk diperiksa.

"Kami masih memintai keterangan dari beberapa saksi dan masih mengintrogasi pelakunya, belum bisa menyimpulkan apa motifnya," ujarnya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved