Breaking News:

Covid 19

Pesan Wapres Ma'ruf Amin: Warga di Zona Merah Covid-19 Diminta Tidak Sholat Tarawih di Masjid

Namun lantaran masih dalam masa pandemi, ada imbauan disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bagi masyarakat khususnya yang berada di zona merah.

Editor: Anjar
shutterstock/kompas.com
Ilustrasi Sholat Tarawih.Wapres Makruf Amin: Warga di Zona Merah Covid-19 Diminta Tidak Sholat Tarawih di Masjid 

TRIBUNKALTENG.COM - Ramadhan 1442 Hijriah sebentar lagi. Umat Islam pun bersiap melaksanakan ibadah wajib puasa Ramadhan dan shalat sunah Tarawih.

Namun lantaran masih dalam masa pandemi, ada imbauan disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bagi masyarakat khususnya yang berada di zona merah.

Wapres Ma'ruf Amin meminta warga yang masih berada di zona merah untuk tetap beribadah di rumah selama bulan Ramadhan.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari penularan virus corona di tempat-tempat umum.

Baca juga: Gempa 6,1 Magnitudo di Malang Makan Korban Jiwa, 6 Orang Tewas Salah Satunya Kejatuhan Batu Besar

Baca juga: Puluhan Polisi di Malang dan Pengunjung Royal Plaza Surabaya Langsung Berhamburan Saat Gempa

"Daerah yang zona merah itu dianjurkan menggunakan rukhsah (keringanan) atau kemurahan-kemurahan yang diperbolehkan, yaitu tidak melakukan tarawih atau tadarus di tempat umum atau masjid, untuk menghindari penularan,” kata Ma'ruf dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/4/2021).

Ma'ruf mengatakan, ibadah berjemaah di masjid pada bulan Ramadhan seperti, shalat tarawih dan tadarus hukumnya adalah sunnah, sedangkan menjaga diri dari penularan penyakit atau bahaya adalah wajib.

Ilustrasi Sholat Tarawih
Ilustrasi Sholat Tarawih (shutterstock/kompas.com)

Oleh sebab itu, Ma'ruf meminta masyarakat muslim memprioritaskan upaya menekan penularan Covid-19 termasuk untuk tidak mudik Lebaran tahun ini

"Itu peningkatan Covid-19 sampai 90 persen ketika mudik. Untuk itulah kenapa, menjaga itu, kemudian dilarang mudik. Saya kira kedudukannya itu sama saja, bahwa mudik atau silaturahim itu sunnah, tetapi ada bahaya, menjaga dari wabah ini yang adalah penyakit,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ma'ruf mengimbau agar bulan ramadhan dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan berdoa agar diberikan perlindungan dari segala bencana yang tengah melanda Indonesia.

"Mari kita jadikan bulan Ramadan (sebagai) bulan untuk memohon ampun kepada Allah. Karena kita menyadari bahwa kita semua tidak ada yang luput dari dosa, kita bukan makhluk yang maksum (terpelihara dari dosa)," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved