Breaking News:

Ramadhan 2021

Jangan Lupa Kurma untuk Buka Puasa Ramadhan 2021, Ini Khasiat Buah Kesukaan Nabi Muhammad SAW

Berbuka puasa Ramadhan diawali dengan memakan buah kurma, buah kesukaan Nabi Muhammad yang memiliki banyak khasiat dan manfaat bagi tubuh

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa
Kurma, buah kesukaan Nabi Muhammad SAW 

TRIBUNKALTENG.COM - Sudah menjadi kebiasaan, berbuka puasa Ramadhan diawali dengan memakan buah kurma, buah kesukaan Nabi Muhammad yang memiliki banyak khasiat dan manfaat bagi tubuh.

Dikutip dari laman Daily Sabah, Senin (5/4/2021), kurma merupakan bagian dari makanan pokok yang dihidangkan di meja makan saat momen berbuka puasa selama Ramadhan

Kurma, buah yang tumbuh di iklim tropis dan biasa dikonsumsi sebagai makanan penutup (dessert), memiliki makna penting dalam budaya Timur Tengah dan Afrika Utara.

Hal itu karena buah ini sebagian besar tumbuh di dua kawasan itu.

Umat Islam pun menganggap pohon kurma dan buahnya sebagai sesuatu yang suci.

Dalam bahasa Arab, kata untuk kurma disebut tamr.

Diriwayatkan, dari deretan menu sederhana di meja makan Nabi Muhammad SAW selalu terdapat kurma.

Baca juga: Amalan-Amalan Ringan tetapi Besar Pahalanya saat Ramadhan Seperti yang Dicontohkan Rasululllah SAW

Baca juga: Bolehkah Qadha Puasa Ramadhan Digabung Puasa Senin-Kamis? Batas Waktunya? Begini Pendapat Para Ulama

Baca juga: Ramadhan 2021 Makin Dekat, Berikut Doa Niat Puasa dan Zikir yang Bisa Diamalkan Tiap Hari

Ternyata tak hanya lezat, buah kesukaan Nabi ini memiliki segudang khasiat.

Saat berbuka puasa, Nabi Muhammad SAW memulainya dengan sedikit kurma segar atau kering dan seteguk air.

Beliau biasa mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil dan mengeluarkan biji kurma menggunakan telunjuk dan jari tengahnya.

Kurma memiliki kandungan gula alami sehingga mengonsumsinya tidak perlu menambahkan gula atau pemanis buatan lainnya.

Ini tentunya sangat baik bagi tubuh.

Buah ini juga kaya akan serat, berbagai macam mineral serta vitamin B-6.

Kurma yang ditumbuk dan dipadukan dengan susu dan minyak disebut 'fariqa', dan perempuan yang baru saja melahirkan dianjurkan untuk mengkonsumsi campuran buah ini.

Selain itu, buah ini tidak hanya bisa dikonsumsi saat masih menjadi buah saja, namun ada banyak olahan hidangan penutup yang dibuat menggunakan buah ini dalam masakan Arab serta beberapa negara lainnya.

Kurma tidak hanya penting bagi umat Islam selama bulan suci Ramadan.

Karena hadiah paling berharga yang dibawa oleh peziarah dari Mekkah saat kembali ke tanah air pun tidak hanya air zam-zam, namun juga kurma. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ramadan 8 Hari Lagi - Khasiat di Balik Lezatnya Buah Kurma Kesukaan Nabi Muhammad Saw Saat Berbuka

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved