Breaking News:

Berita Kalteng

Wapres Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Kalteng Jangan Ragu Ikuti Vaksinasi Covid-19

Wapres RI KH Ma'ruf Amin mengimbau masyarakat Kalteng tidak perlu ragu mengikuti vaksinasi Covid-19 sebab hasilnya selama ini mampu turun kasus Covid

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Diskominfo Pemprov Kalteng
Wapres KH Maruf Amin saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rabu (31/3/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin, menegaskan, pihaknya saat ini fokus menangani Covid-19 salah satunya menggencarkan pemberian vaksinasi Covid-19.

Target vaksinasi Covid-19 hingga akhir Tahun 2021 mencapai 181,5 juta orang.

Hal itu diungkapkannya pada peresmian Bandara Haji Muhammad Sidik di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara didampingi Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Republik Indonesia, Donny Monardo, Selasa (30/3/2021).

Dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah, Wapres H Ma'ruf Amin mengatakan, warga Kalteng tidak perlu khawatir dengan vaksinasi yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia.

Baca juga: Tragis, Diajak Ketemu Kenalan Baru di Medsos, Gadis Ini Diperkosa dan Dimutilasi Lalu Direbus

Baca juga: Aktor Reza Rahadian Takut Jarum Suntik, Ditenangkan Aktris Putri Marino Saat Terima Vaksin Covid-19

Baca juga: Keraton Yogyakarta Berduka: Adik Kandung Sri Sultan Hamengku Buwono X, KGPH Hadiwinoto Meninggal

Sebab, selama ini hasilnya sangat baik karena mampu menurunkan angka peningkatan penyebaran virus corona di Indonesia.

"Selama ini, angka penyebaran Covid-19 di NKRI turun sehingga pelaksanaan Covid-19 terus digencarkan sehingga diharapkan hingga akhir tahun 2021 ini tercapai 70 persen warga sudah tervaksinasi atau sebanyak 181,5 juta warga tervaksinasi untuk herd immunity," ujarnya.

Lebih jauh dia menegaskan, pemerintah Indonesia sudah bersungguh-sungguh untuk Penanganan Covid-19 tersebut.

Kegiatan pembatasan kegiatan masyarakat ditingkat mikro yang diselenggarakan, sehingga saat ini terjadi penurunan penyebarannya.

"Dulunya jumlah d iatas sepuluh ribu saat ini tinggal lima ribu bahkan empat ribu, demikian juga untuk pasien di rumah sakit sebelumnya hampir mencapai  89 persen saat ini sudah dibawah 50 persen,"bebernya.

"Terjadi penurunan kasus Covid-19, sehingga gerakan vaksinasi terus dilakukan di seluruh Indonesia, juga pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat," ujarnya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved