Breaking News:

Lebaran 2021

Menhub Budi Karya Sumadi: Hasil Survei 89 Persen Masyarakat Pilih Tidak Mudik Lebaran 2021

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan berdasar hasil survei sebanyak 89 persen masyarakat memilih tidak mudik saat Lebaran 2021

Tribunkalteng.com/faturahman
Suasana arus mudik lebaran di Pelabuhan Sampit, Kotim, Kalteng, sebelum adanya larangan mudik dari pemerintah 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Menyusul keputusan pemerintah melarang mudik Lebaran 2021, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan berdasar hasil survei sebanyak 89 persen masyarakat tidak mudik ke kampung halaman.

Kementerian Perhuhubungan (Kemenhub) sendiri saat ini tengah menyusun aturan pengendalian transportasi, menyusul adanya larangan mudik Lebaran 2021. 

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, penyusunan regulasi dilakukan melalui koordinasi insentif dengan berbagai kementerian dan lembaga, khususnya Satgas Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Daerah, serta TNI/Polri.

"Kemenhub mendukung pelarangan mudik yang didasari oleh pertimbangan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dan hasil keputusan rapat koordinasi tingkat menteri. Sebagai tindak lanjutnya, saat ini kami tengah menyusun aturan pengendalian transportasi yang melibatkan berbagai pihak," ucap Budi dalam keterangan resminya, Selasa (20/3/2021).

Budi mengatakan, penyusunan aturan pengendalian transportasi terkait larangan mudik Lebaran juga merujuk pada hasil survei daring soal persepsi masyarakat terhadap pergerakan perjalanan saat Idul Fitri.

Proses survei dilakukan dengan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lembaga media, yang melibatkan 61.998 responden dengan berprofesi 25,9 persen karyawan swasta, dan sisanya PNS, BUMN, wiraswasta, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan lainnya.

Baca juga: Mulai 1 April 2021, GeNose Jadi Syarat Naik Pesawat, Begini Cara dan Tahapannya

Baca juga: Ada Larangan Mudik Lebaran 2021, Harga Tiket Pesawat Dijual Dibawah Rp 1 Juta

Baca juga: Aturan Terbaru Perjalanan Berlaku 1 April 2021, Pengguna Mobil Pribadi Wajib Tes Rapid Antigen

Menurut Budi, dari hasil survei didapat 89 persen masyarakat tidak akan mudik bila memang dilarang, 11 persennya masih akan mudik atau liburan.

"Untuk estimasi potensi jumlah pemudik saat ada larangan mudik secara nasional, sebesar 27,6 juta orang. Dengan tujuan daerah paling banyak adalah Jawa Tengah sebesar 37 persen, Jawa Barat 23 persen, dan Jawa Timur 14 persen," kata Budi. 

Selain merujuk pada survei, Kemenhub juga meminta masukan dari berbagai pihak termasuk pengamat transportasi, sosiolog, dan stakeholders lainnya. 

Masukan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun aturan terkait pengendalian transportasi maupun sanksinya jika ada pelanggaran.

Halaman
12
Editor: Dwi Sudarlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved