Breaking News:

Berita Kalteng

16 Polsek di Polda Kalteng Tidak Lagi Diberi Kewenangan Menangani Penyidikan Kasus, Ini Alasannya

Sebanyak 16 polsek di jajaran Polda Kalimantan Tengah terhitung sejak tanggal 23 Maret 2021, tidak lagi punya kewenangan melakukan penyidikan kasus.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol K Eko Saputro 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 16 polsek di jajaran Polda Kalimantan Tengah terhitung sejak tanggal 23 Maret 2021, tidak lagi punya kewenangan melakukan penanganan penyidikan kasus.

16 polsek ini telah ditunjuk sebagai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tidak adanya lagi penyidikan 16 polsek di Kalteng tersebut berdasar keputusan Kapolri nomor Kep/ 631/III/ 2021 yang menetapkan, polsek tersebut sudah difokuskan untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

16 polsek tersebut yakni Polsek Awang kawasan Pelabuhan Sampit, Polsek Sei Sampit, Polsek Pulau Hanaut, Polsek Balai Riam, Polsek Kuala Jelai, Polsek Pantai Lunci, Polsek Lamandau, Polsek Delang.

Baca juga: Diduga Edar Sabu, IRT Warga Baamang Sampit Disergap Saat Istirahat di Rumah, 15 Paket Sabu Disita

Baca juga: Wapres Maruf Amin Resmikan Bandara HM Sidik, Perekonomian Masyarakat Kalteng Diharap Makin Meningkat

Baca juga: Wapres Maruf Amin Ajak Masyarakat Kalteng Jangan Ragu Ikuti Vaksinasi Covid-19

Kemudian Polsek Gunung Timang, Polsek Gunung Purai, Polsek Bukit Sawit, Polsek Katingan Kuala, Polsek Mendawai, Posek Tasik Payawan dan Polsek Kahayan Hulu Utara.

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol K Eko Saputro, Rabu (31/3/2021) mengatakan pada 16 Polsek tersebut memang tidak diperkenankan melakukan penyidikan tetapi tetap diperkenankan untuk penyelidikan kasus.

"Bila ternyata penyelidikan tersebut berlanjut pada gelar perkara sehingga ditingkatkan ke penyidikan, harus dilimpahkan ke polres karena sudah menjadi tanggaungjawab atau kewenangan polres," ujarnya.

Lebih jauh Kabid Humas menerangkan, alasan hingga 16 Polsek tersebut tidak lagi memiliki kewenangan penyidikan karena tingkat kriminalitas yang sangat rendah.

Penanganan kasus satu tahun hanya berkisar antara 1 sampai 3 laporan polisi saja, bahkan terkadang malah tidak ada laporan.

"Kami sudah melakukan analisa terkait jumlah laporan yang ada di masing-masing polsek tersebut. Jumlah laporannya memang sedikit. Bukan hanya itu, lokasi 16 Polsek tersebut juga berdekatan polres sehingga laporan lebih banyak ke polres daripada polsek, sehingga penyidikan diarahkan ke Polres," ujarnya. 

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved