Breaking News:

Narkoba di Kalteng

Dua Pengedar Sabu di Kapuas dan Kotim Kalteng Dibekuk, Polisi Amankan Barbuk Sabu 364,88 Gram

Narkoba di Kalteng, Ditresnarkoba Polda Kalteng gagalkan peredaran narkoba hingga ratusan gram di Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Timur.

tribunkalteng.com/Fathurahman
Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol K Eko Saputro bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo saat ekspos penangkapan dua tersangka pengedar narkoba di Kotim dan Kapuas Kalteng, Rabu (24/3/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Narkoba di Kalteng, Ditresnarkoba Polda Kalteng gagalkan peredaran narkoba hingga ratusan gram di Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Timur (Kotim).

Dua tersangka pengedar narkoba di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Kotawaringin Timur berhasil diamankan, Rabu (24/3/2021). 

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol K Eko Saputro bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo, menjelaskan dua tersangka diamankan bersama barbuk ratusan gram sabu.

Barang bukti sabu yang disita dari kedua tersangka seberat 364,88 gram di Kapuas dan Sampit.

Baca juga: Curanmor di Kalteng, Sepeda Motor Parkir di Stadion 29 November Sampit Raib, Pelaku Dibekuk Polisi

Baca juga: Diduga Edar Sabu, Ibu Muda Warga Kotim Kalteng Diamankan Polisi, 8 Paket Sabu Tersimpan di Lemari

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Kota Palangkaraya Kalteng Tambah 107 Orang, Didominasi Pelajar dan Keluarga

"Dua orang diamankan masing-masing inisial Ir (40) tersangka pengedar sabu di Kapuas  dan Dr (51) tersangka pengedar sabu di Sampit. Keduanya diamankan bersama barang bukti sabu seberat 364,88 gram," ujar Kombes Pol Nono Wardoyo.

Dia mengatakan, tersangka Ir ditangkap saat berada di Jalan Damang Siman Kelurahan Pujon Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas dengan barang bukti sabu sebanyak 198 paket atau bruto sekitar 59,88 gram.

Sedangkan, tersangka Dr, ditangkap di Jalan Christophel Mihing Gang Mataher Sampit yang memiliki tiga paket sabu dengan bruto 305,00 gram.

Dari keterangan dihimpun, tersangka Ir sudah tiga kali menerima barang. Sedangkan tersangka Dr sudah dua kali terima barang yang mendapat upah Rp 300 ribu.

"Kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan (2) jo pasal 112 ayat (1) dan (2) undang - undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," ujar Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol K Eko Saputro dengan ancaman hukuman, paling singkat enam tahun penjara dan denda minimal Rp 1 miliar.

(tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved