Breaking News:

Berita Kalteng

LPMUKP Gelontorkan Pinjaman Bergulir Rp6 Miliar untuk Usaha Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalteng

Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) gelontorkan pinjaman bergulir Rp6 miliar untuk usaha kelautan dan perikanan di Kalteng

tribunkalteng.com/Fathurahman
Sungai Kahayan Palangkaraya Kalteng menyimpan potensi pengembangan ikan karamba turun-temurun oleh warga setempat. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Pusat melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) gelontorkan pinjaman bergulir Rp6 miliar.

Pinjaman tersebut diperuntukkan bagi pengembangan usaha Kelautan dan Perikanan di Kalimantan Tengah.

Direktur LPMUKP, Syarif Syahrial, menyebut pinjaman dana bergulir di Provinsi Kalteng total mencapai Rp 6.008.500.000 disalurkan kepada lebih dari 67 orang penerima manfaat.

Pelaku usaha perikanan dan kelautan di Kalteng mengaku senang atas bantuan tersebut dan berharap besar manfaatnya untuk pengusaha perikanan dan kelautan.

Baca juga: 22 Maret, Hari Air Sedunia: Kurangi Penggunaan Air Keran Secara Berlebihan

Baca juga: PPKM Mikro di Kalteng, Pemko Palangkaraya akan Terapkan Jam Malam di Kota Palangkaraya Kalteng

Baca juga: Pengurus MUI Kalteng juga Rektor IAIN Palangkaraya Ini Imbau Warga Kalteng Ikuti Vaksinasi Covid-19

"Semoga bisa lebih baik lagi perikanan kita," ujar Sugianoor, salah satu petani karamba di Palangkaraya, Senin (22/3/2021).

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, mengungkapkan, Kalteng memiliki luas 123.658 kilometer persegi, dengan garis pantai 750 kilometer dan luas laut kurang lebih 150 hektare yang terletak di 7 kabupaten.

Masing-masing Kabupaten Sukamara, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur Seruyan, Katingan, Pulangpisau, dan Kapuas.

Gubernur Sugianto, mendukung program perikanan KKP di Kalteng, termasuk adanya Bank Nelayan dan Kampung Ikan.

"Program KKP, perikanan Kalteng juga menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate yang dipusatkan di wilayah Kabupaten Pulangpisau dan Kabupaten Kapuas," ujarnya.

Pembangunan sektor kelautan dan perikanan meliputi revitalisasi kolam dan tambak di kawasan Food Estate; Pengembangan kawasan Budidaya Udang Vaname di Kabupaten Sukamara, Seruyan dan pesisir lainnya.

Serta pengembangan Budidaya Ikan Lokal, seperti ikan Jelawat di Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Ikan Betok atau ikan papuyu di Kabupaten Pulangpisau, Ikan Belida di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Barito Selatan, Ikan Sapan di Kabupaten Murungraya, serta Ikan Gabus di Kota Palangkaraya dan Kabupaten Barito Selatan, semua dikembangkan agar lebih baik lagi," ujarnya.

Adanya, sebanyak, 600 danau di Kalteng, ini menjadi potensi luar biasa yang layak dikembangkan.

"Kita cuma mengolah, alam yang menyiapkan. Tinggal kita lihat saat musim kemarau, airnya mengalami kekeringan atau tidak," ujar Sugianto.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved