Breaking News:

Berita Tala

Perempuan Tua di Kurau Meninggal Tenggelam, Warga Diminta Awasi Anak Bermain di Bantaran Sungai

Meski cuaca cenderung membaik, namun hujan deras hingga kini masih kerap melanda wilayah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

SUPRIYANTO UNTUK BPOST GROUP
Petugas mengevakuasi jenazah Arbayah yang ditemukan mengapung di sungai di Desa Kalibesar, Sabtu pagi kemarin. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Meski cuaca cenderung membaik, namun hujan deras hingga kini masih kerap melanda wilayah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Debit air masih cukup dalam dan arus pun juga deras seperti kondisi sungai di Kecamatan Kurau. Bahkan, Jumat kemarin seorang warga setempat tercebur ke sungai dan ditemukan tak bernyawa lagi.

"Cuaca masih sering terjadi hujan dan petir. Para orangtua harus tetap waspada, terutama mengawasi anak anaknya yang mandi dan bermain di sungai," ucap Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi melalui Kasatpolair AKP Supriyanto, Minggu (21/3/2021).

Kewaspadaan dan pengawasan teramat penting mengingat kondisi perairan (sungai) di wilayah setempat masih rawan karena cukup dalam dan arus air juga deras. Apalagi di Kurau, tepatnya di Desa Kalibesar, baru saja ada insiden orang meninggal tenggelam di sungai.

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Ribuan Warga Ikuti Vaksinasi Massal di Gedung Olahraga Indoor Palangkaraya

"Korban sebenarnya bisa berenang namun sudah tua dan mempunyai riwayat penyakit epilepsi," sebut Supriyanto.

Dikatakannya warga bernasib naas itu bernama Arbayah yang beralamat di RT 01 RW 01 Kalibesar. Perempuan kelahiran 31 Desember 1965 ini terjatuh dan tenggelam di sungai Jumat siang sekitar pukul 13.00 Wita.

Tim gabungan--BPBD, Satpolair, Basarnas , Satpol PP, dan masyarakat setempat--langsung melakukan pencarian. Namun baru berhasil menemukan korban Sabtu pagi kemarin sekitar pukul 07.30 Wita.

"Korban ditemukan mengapung di tepian sungai sekitar 200 meter dari lokasi terjatuh," papar Supriyanto.

Selanjutnya korban dievakuasi tim gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. "Keluarga menolak dilakukan visum," sebutnya.

Terpisah, Kepala Bidang Damkar Satpol PP Tala Tony Permana menuturkan berdasar penuturan pelapor, Salman (relawa BPBD), pada Jumat siang itu Arbayah sedang mandi di batang di tepian sungai setempat.

"Beliau sepulang dari sawah, lalu mandi di batang di tepi sungai," sebut Tony.
(Tribunkalteng.com/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved