Breaking News:

Berita Tala

Stok Darah Seret, PMI Tanahlaut Minta Keluarga Pasien Melahirkan Siapkan Pendonor

ketersediaan darah di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), hingga kini masih seret.

Tribunkalteng.com/idda royani
Ketua PMI Tala H Syahrian Nurdin mengecek kantong darah di lemari pendingin beberapa waktu lalu. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Ketersediaan darah di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), hingga kini masih seret.

Data diperoleh pada PMI setempat, Rabu (17/3/2021), rata-rata stok darah harian hanya 20 kantong. Padahal serapan rata-rata harian mencapai 15 kantong.

Kondisi tersebut dapat dibilang merisaukan karena ketika terjadi lonjakan serapan darah untuk pasien, maka bakal ludes dan bahkan berpotensi kekurangan. Apalagi adakalanya satu orang pasien bisa memerlukan hingga 4-6 kantong darah dan bahkan kadang lebih dari itu.

Baca juga: Jembatan Rusak Kalsel, Jembatan Darurat di Perbatasan Sampanahan Selesai Dibangun Hari Ini

"Stok aman itu paling tidak dua kali lipat dari rata-rata serapan harian. Artinya minimal ada 30 kantong lah, kalau bisa lebih lagi," uca Kepala Instalasi Donor Darah PMI Tala Ahmad Zahid.

Ia menerangkan pendonor darah masih minim. Apalagi sejak adanya pandemi corona virus diseases (covid-19), makin sedikit warga yang mendonorkan darah.

Karena itu PMI Tala hingga harus melakukam beragam upaya guna menarik minat masyarakat berdonor. Antara lain melalui pemberian paket ssmbako secara lamgsung serta pengundian doorprize berupa emas.

Dana untuk pembelian paket sembako tersebut sebagian besar dari uang pribadi Ketua PMI Tala H Syahrian Nurdin serta dari anggota PMI setempat. Sedangkan doorprize emas dari seorang dokter.

Lebih lanjut Zahid menuturkan bagi perempuan yang hendak melahirkan pihaknya masih tetap meminta pihak keluarga untuk menyiapkan pendonor. Setidaknya dua orang.

Pasalnya pada proses persalinan biasanya memerlukan lumayan banyah darah. Karena itu perlu ada dari pihak keluarga guna lebih memudahkan mendapatkan darah. Apalagi jika golongan darah yang agak sulit didapatkan seperti AB.

"Kalau saat ini ya hampir semua jenis golongan darah yang seret di PMI Tala karena memang stoknya sedikit," pungkas Zahid. (Tribunkalteng.com/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved