Breaking News:

Berita Tala

Inilah Lika-liku Peternak Kambing Tanahlaut, Kegirangan Saat Ternak Melahirkan

Momen paling membahagiakan dalam beternak kambing yakni ketika tiba waktunya beranak.

Penulis: Idda Royani | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/idda royani
Anton mencari rumput untuk pakan kambingnya, kemarin. Aktivitas ini ia lakukan sebelum berangkat bekerja. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Momen paling membahagiakan dalam beternak kambing yakni ketika tiba waktunya beranak.

"Itu yang paling ditunggu-tunggu. Lama masa bunting kambing sekitar lima bulan," papar Anton Kuswoyo, Kamis (11/3/2021).

Ia menuturkan ketika hendak melahirkan, kambing cenderung gelisah. Sering menggaruk-garuk lantai kandang. Juga kerap memperhatikan bagian belakang sambal mengembek-embek.

“Kadang juga harus dijaga hingga subuh agar ketika melahirkan, peternak bisa membantu menjaga keselamatan anak kambing yang baru lahir. Rela saja begadang sampai pagi,” tandasnya.

Baca juga: Tempat Hiburan Malam Kalsel, Petugas Gabungan Tegakkan Perda Sasar THM dan Kafe

Pernah suatu ketika, kambingnya melahirkan hingga tiga anak sekaligus. Kadang juga satu ekor. “Yang paling sering sih melahirkan dua ekor," sebutnya.

Saat kambing hendak melahirkan dan setelah melahirkan harus ditempatkan di ruang tersendiri. Tidak gabung bersama kambing lainnya. Hal ini untuk menjaga keselamatan anak kambing agar tidak terinjak-injak kambing lainnya.

Kendala yang paling dikhawatirkan oleh peternak kambing ialah indukan yang tidak mau menyusui anaknya. “Kalau terjadi demikian, maka saya harus memberikan susu kaleng dengan botol dot bayi kepada anak kambing,” jelas Anton. (Tribunkalteng.com/idda royani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved