Breaking News:

Penderita Tumor Kalsel

Penderita Tumor Kalsel, Heboh Balita di Patih Selera Batola Menderita Tumor Jinak

Mengidap Tumor jinak (Lymphangioma), Yeni Febriansyah (2), asal Desa Patih Selera, Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala, belum bisa ditangani se

Foto Didik untuk Bpost
Penderita tumor Kalsel, Yeni Febriansyah (2), balita asal Sesa Patih Selera, Kecamatan Belawang, yang didiagnosa menderita Kanker jinak sejak lahir 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST. CO.ID, MARABAHAN - Mengidap Tumor jinak (Lymphangioma), Yeni Febriansyah (2), asal Desa Patih Selera, Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala, belum bisa ditangani secara medis lebih lanjut.

Hal ini dituturkan Camat Belawang Rusdiansyah, semenjak berusia delapan hari dan diketahui benjolan muncul di lehernya, balita Yeni telah beberapa kali menjalani pemeriksaan.

"Pertama kali diperiksa pada 11 Juni 2019 di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin," terangnya. Senin (08/03/2021).

Namun karena usianya yang sangat muda dan kondisi fisik yang lemah, maka tindakan medis belum bisa dilakukan. Dokter pun menyarankan untuk kembali diperiksa enam bulan ke depan.

Baca juga: Kelangkaan Elpiji Kalsel, Sebagian Agen Elpiji Melon di Tala Belum Sampaikan Data Penerima

Rusdiansyah pun menambahkan, sementara waktu, balita Yeni terus dipantau oleh petugas Puskesmas untuk diberikan pengecekan. Agar kondisinya bisa selalu dalam kondisi terbaik.

Kondisi puteri dari Badriansyah dan Irma ini memang sudah cukup memprihatinkan. Benjolan yang tumbuh di bagian lehernya sudah sebesar kepala. Sehingga membuatnya sulit bernafas, mengkonsumsi makanan maupun minuman.

"Sepekan terakhir ketika meneguk air maupun asi terdengar suara di bagian lehernya. Kemungkinan ini juga mengganggu pernafasan," ucap Badriansyah.

Tak kalah memprihatinkan, kondisi ekonomi Badriasnyah sendiri yang hanya bekerja sebagai penangkap ikan juga sangatlah memilukan.

Penghasilannya pas-pasan, sekitar 17 ribu rupiah dalam sehari. Hal ini memaksanya tidak dapat berbuat banyak untuk penanganan anaknya.

Ia bersama keluarga kecilnya juga hanya menghuni rumah kecil beratap daun dan berbahan kayu.

Di sisi lain, hingga beberapa kali pengobatan ia masih bisa ditangani dengan menggunakan BPJS. Baik itu pembiayaan untuk menebus obat-obatan hingga pemeriksaan.

Badriasnyah pun berharap kesembuhan anaknya bisa dapat terwujud dengan kepedulian dan donasi para dermawan.

Terkait hal ini, kondisi Yeni juga sudah diketahui dan menjadi perhatian Yayasan Dompet Sedekah Peduli Barito Kuala.

"Kita sudah terima info tersebut, namun untuk menentukan jenis bantuan yang diberikan, segera dikoordinasikan dengan Camat Belawang," papar Hery Sasmita, Sekretaris Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola.(Tribunkalteng.com/MuhammadTabri)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved