Breaking News:

Kuliner Kalteng

Kuliner Kalteng, Kawasan Wisata Kuliner Yos Soedarso Palangkaraya Diberikan Alat Perekam Pajak Makan

Bank Kalteng memberikan sebanyak 35 unit alat perekam data wajib pungut pajak kepada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangkar

Tribunkalteng.com / faturahman
Kuliner Kalteng, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangkara 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Kuliner Kalteng, Bank Kalteng memberikan sebanyak 35 unit alat perekam data wajib pungut pajak kepada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah sebagai bentuk bantuan coorporate social responsibillity (CSR) senilai Rp188.700.000, Kamis (4/3/2021).

Alat perekam data wajib pungut pajak tersebut diberikan oleh Bank Kalteng untuk memudahkan BPPRD dalam mendata wajib pajak seperti usaha restoran maupun perhotelan kedepannya untuk pengembangannya sehingga diharapkan pembayaran pajak lancar.

Direktur Utama Bank Kalteng, Yayah Diasmono, mengatakan, pihaknya memberikan alat tersebut sebagai upaya membantu Pemko Palangkaraya dalam mendeteksi semua data pembayaran pajak secara realtime sehingga bisa dipantau oleh pengelola pajak yang dikelola BPPRD Kota Palangkaraya

Yayah mengatakan, pemberian alat tersebut setelah adanya kunjungan dari komisi pemberantasan korupsi (KPK) sebanyak empat kali dan melakukan rapat bersama instansi terkait di Palangkaraya.

Baca juga: Lowongan 189.000 Pegawai Pemda Seluruh Indonesia Segera Dibuka Kementerian PAN RB

" KPK konsen sekali atas pendapatan daerah (PAD) di Palangkaraya sehingga dengan alat tersebut PAD bisa terkontrol dengan baik, karena selama ini infrastruktur atau alatnya belum ada," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya, Aratuni D Djaban, mengatakan menyambut baik adanya bantuan alat tersebut sehingga diharapkan pembayaran pajak untuk usaha masyarakat bisa terdeteksi dengan baik kedepannya.

"Ini adalah proyek percontohan untuk instansi kami yang nantinya 35 alat perekam pajak tersebut akan di ujicobakan untuk penjual makanan yang ada di kawasan wisata kuliner Jalan Yos Soedarso, sehingga diharapkan dengan adanya alat tersebut, kami mudah memantau pembayaran pajak mereka lewat alat tersebut," ujarnya.

Pantauan, di lokasi Kawasan Wisata Kuliner Jalan Yos Soedarso Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga Jumat (5/3/2021) pengunjung yang datang untuk makan dikawasan tersebut masih cukup banyak, setelah adanya new normal di Palangkaraya warga tetap berdatangan untuk menikmati makanan yang ada di kawasan tersebut. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved