Breaking News:

Banjir Kalsel

Banjir Kalsel, Jembatan Polsek Banjarmasin Timur Dibongkar Tim Satgas Normalisasi Sungai

Banjir Kalsel, Salah satu jembatan milik Polsek Banjarmasin Timur yang beralamat di Jalan A Yani Km 4,5 dibongkar oleh tim Satgas Normalisasi Sungai,

Penulis: Frans | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
Banjir Kalsel, salah satu jembatan milik Polsek Banjarmasin Timur dibongkar oleh tim Satgas Normalisasi Sungai. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Banjir Kalsel, Salah satu jembatan milik Polsek Banjarmasin Timur yang beralamat di Jalan A Yani Km 4,5 dibongkar oleh tim Satgas Normalisasi Sungai, hari ini Jumat (5/3/2021).

Seperti diketahui, sejak beberapa waktu lalu Pemko Banjarmasin telah membentuk Satgas Normalisasi Sungai dan Penanganan Banjir.

Tim satgas ini pun terus 'beraksi' dengan melakukan pembongkaran bangunan maupun Jembatan Bangunan Gedung (JBG) khususnya di kawasan Jalan Veteran maupun Jalan A Yani.

Dan hari ini yang menjadi sasaran adalah salah satu dari dua jembatan milik Polsek Banjarmasin Timur yang dibongkar oleh tim Satgas Normalisasi Sungai.

Baca juga: Jalan Rusak Kalteng, Jalan Rusak Dalam Kota Sampit Diperbaiki Cegah Kecelakaan Lalulintas

Pembongkaran sendiri menggunakan alat Jack Hammer untuk menghancurkan beton jembatan, baru kemudian dibersihkan.

Meskipun jembatan tersebut dibongkar, namun akses keluar masuk Polsek Banjarmasin Timur masih bisa menggunakan jembatan satunya.

Tim Pengarah Satgas Normalisasi Sungai dan Penanganan Banjir, Kombes Pol Widiatmoko mengatakan bahwa bangunan maupun jembatan/JBG yang tidak memenuhi ketentuan bahkan menghambat aliran sungai menjadi target pembongkaran.

"Kalau jembatan rendah kemudian menghambat aliran sungai memang harus dibongkar. Termasuk juga jembatan yang ada di Polsek Banjarmasin Timur ini," ujar pria yang menjabat Direktur Binmas Polda Kalsel Polda Kalsel ini.

Ditambahkan oleh Widiatmoko bahwa tim Satgas Normalisasi Sungai pun tidak tebang pilih dalam menjalankan tugasnya.

"Kita tidak tebang pilih, karena saat banjir pun juga tidak tebang pilih dan semua terkena dampak. Dan pembongkaran (jembatan Polsek Banjarmasin Timur, red) ini juga tentunya menjadi contoh juga untuk yang lainnya," tegasnya.

Sementara itu Ketua Satgas Normalisasi Sungai, Doyo Pudjadi mengatakan bahwa pembongkaran jembatan tersebut dilakukan karena posisinya sangat rendah.

Doyo pun sangat mengapresiasi Polsekta Banjarmasin Timur yang bersedia salah satu jembatannya dibongkar.

"Ini artinya Kepolisian pun sangat mendukung program normalisasi sungai yang dilakukan oleh Pemko Banjarmasin, sehingga merelakan salah satu jembatannya dibongkar. Ini tentunya jugaa mengedukasi seluruh masyarakat," pungkasnya. (Tribunkalteng.com/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved