Breaking News:

Kriminalitas Kalsel

Beraksi Bobol Ruko dan Ritel Modern di Banjarmasin Kalsel, Pasutri Ini Diringkus Petugas Gabungan

Tim gabungan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan modus pembobolan menggunakan cairan pelunak tembok.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin untuk BPost.
Sindikat pembobol ruko dan ritel modern ditangkap petugas gabungan, Selasa (2/3/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Tim gabungan Jatanras Resta Banjarmasin diback up Resmob Polda Kalsel serta Buser Polsek Banjarmasin Tengah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan modus pembobolan menggunakan cairan pelunak tembok.

Sasarannya, ruko dan juga ritel modern yang ada di kota Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan melalui Kasat Reskrim, Kompol Alfian Tri Permadi, Selasa (2/2/2021) memaparkan, dari 3 pelaku yang berhasil diamankan, dua di antaranya adalah pasangan suami istri alias pasutri.

Dari kurun waktu kurang lebih satu bulan beroperasi, pelaku berhasil menggasak dua ritel modern (Indomaret) masing-masing di Jalan MT Haryono dekat Ikan Kelabau dan Jalan H Anang Adenansi juga satu toko ponsel Jalan Pangeran Hidayatullah Ruko No. 9E Kecamatan Banjarmasin Utara.

Baca juga: Pencurian Kalsel, Nekad Curi Uang 400 Ribu, Dua Pemuda Rusak CCTV Toko

Baca juga: Pencurian Motor Kalsel, Korban Curanmor di HST Lupa Mengunci Stang

"Jika ditotal, kerugian kurang lebih 270 juta dalam bentuk barang dagangan, rokok, juga ponsel yang baru maupun second," ujar Kasat reskrim.

Para tersangka adalah Ali Akbar Jailani (42) suami dari Fatimah (50) yang diamankan terpisah. Sang suami diamankan di Jalan Sutoyo S depan Bank BRI, Selasa (2/3/2021) dinihari.

Sedangkan, Timah, panggilan akrabnya ditangkap pada Senin (1/3/2021) sekitar jam 20.00 Wita di halaman Indomaret Kamboja.

Sementara itu, Rahman Nurhakim (50) diamankan di depan sebuah ruko di jalan H Anang Adenansi pada Selasa (2/3/2021).

Tidak main-main, sebelum beraksi pelaku terlebih dahulu melakukan pantauan dan juga menyiapkan bahan berupa cairan kimia pelunak beton.

Perannya pun berbeda-beda, ada yang bertugas melakukan pencurian, ada juga yang menjual barang-barang yang berhasil mereka gasak.

"Eksekutornya adalah Ali Akbar Jailani dan juga Rahman, sementara istrinya si Fatimah berperan sebagai penjual barang hasil curian," tambah Kompol Alfian Tri Permadi.

Baca juga: Pencurian Kalteng, Polresta Palangkaraya Telisik Pencurian TV di Gereja Kalimantan Evangelis Efrata

Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya 5 buah ponsel berbagai merek, satu ember cairan kimia pelunak beton, satu gergaji besi, satu linggis yang sudah dimodifikasi, satu yang gunting besi, dan satu bilah pisau dapur.

Selanjutnya para tersangka serta barang bukti diamankan ke Sat Reskrim Polresta Banjarmasin guna proses lebih lanjut termasuk sangakaan pasal yang menjerat mereka. 

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved