Berita Banjarmasin

Mau Berobat Kanker, Kini Cukup ke RSUD Ulin Banjarmasin Kalsel Saja

Rumah sakit umum daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin kini memiliki instalasi radioterapi dengan alat treatment baru dan canggih dari Kanada yakni Cobalt 60

Penulis: Milna Sari | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Milna sari
Rumah sakit umum daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin kini memiliki instalasi radioterapi dengan alat treatment baru dan canggih dari Kanada yakni Cobalt 60 best theratronics. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rumah sakit umum daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin kini memiliki instalasi radioterapi dengan alat treatment baru dan canggih dari Kanada yakni Cobalt 60 best theratronics.

Setelah sempat vakum lima tahun, instalasi ini kembali dibuka bagi masyarakat dan melayani BPJS. Kali itu peresmian dilakukan langsung oleh Pj gubernur Kalsel, Kamis (25/2/2021).

PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA meminta masyarakat yang mengidap kanker tak lagi harus berobat ke luar daerah. Kini bisa dijangkau dengan berobat di RSUD Ulin Banjarmasin.

"Alatnya lengkap, tenaga kesehatannya ada bahkan pasiennya juga sudah ada, sudah ada 36 orang daftar tunggu," ujarnya.

Baca juga: Banjir Kalsel, Aneh Kelambu dan Kasur Rumah Acil Imur Saat Banjir Bandang di HST

Ia juga meminta agar masyarakat segera memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan tanpa menunggu stadium lanjut.

Sementara Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Suciati mengatakan instalasi radioterapi terakhir beroperasi di 2015 karena kendala teknis. Kemudian kembali dioperasikan setelah mendapatkan ijin kembali.

"Ini satu-satunya alat radioterapi yang canggih di Kalimantan saat ini, di Kaltim belum ada karena alatnya beda, Kaltara dan Kalteng belum ada," tambahnya.

Tambah Kasi sarana penunjang medik, Kartika alat radioterapi didatangkan dari Kanada dan sebagian dari Amerika. Alat yang bernama Cobalt 60 best theratronics ini sudah digunakan untuk melayani 50 pasien kanker.

Pasien kanker yang meningkat dari sebelumnya 1,4 persen kini sudah naik menjadi 2,4 persen terang Kartika membuat pasien instalasi radioterapi juga sudah ada daftar tunggu. Meski begitu tak sepanjang di rumah sakit lain.

Alat senilai Rp 40 miliar ini dioperasikan di dalam banker RSUD Ulin. Kartika berharap pasien yang menggunakan alat ini adalah kaum menengah ke bawah yang tak mampu berobat ke luar daerah.

"Karena layanan instalasi radioterapi ini melayani pasien BPJS, seratus persen ditanggung," tambahnya.

Terkait kesembuhan Kartika mengatakan tergantung stadium kanker yang diderita pasien. Semakin dini ditreatmen maka peluang kesembuhan akan semakin besar.
(Tribunkalteng.com/Milna sari).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved