Wabah Corona Kalsel

Terpapar Covid-19, Kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Banjarbaru Ditutup

Wabah corona Kalsel, Sambil menenteng beberapa berkas kertas, Rizal tampak bingung saat berada di kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah

Penulis: Khairil Rahim | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Khairil Rahim
Kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Banjarbaru di Jalan Panglima Batur No 3 Banjarbaru. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG,COM, BANJARBARU- Wabah corona Kalsel, Sambil menenteng beberapa berkas kertas, Rizal tampak bingung saat berada di kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Banjarbaru di Jalan Panglima Batur No 3 Banjarbaru.

Dua pintu kantor yang melayani pajak dan Retribusi ini tampak tertutup rapat. Padahal saat itu jam baru menunjukkan pukul 11.00 WITA, Rabu (23/2/2021).

Pemuda berbadan kurus asal Guntung Manggis ini semakin tambang bingung saat ingin menanyakan alasan penutupan pintu masuk karena di kawasan gedung tidak ada satu orang pun.

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Batasi Jam Operasional, THM di Tabalong Dibolehkan Buka

Rizal pun lalu mengambil handphone dan memotret selembar kertas yang ditempelkan di pintu masuk untuk mendokumentasikan nomor telepon yang tertera di kertas tempelan itu.

"Mau mengurus PBB tapi tutup, dikertas tertulis pembayaran lewat online ada nomor teleponnya," kata dia sambil berlalu menuju pagar keluar kantor BP2RD.

Rizal tidak tahu bahwa sejak Senin lalu kantor BP2RD ditutup sementara karena sterilisasi. Sebab beberapa karyawan setempat diketahui terpapar Covid 19.

Kepala BP2RD Banjarbaru H Rustam Effendi mengatakan saat ini para karyawan diminta untuk bekerja di rumah saja (WPH).

"Betul kantor masih lockdown," kata Rustam.

Bagaimana dengan pelayanan Rustam mengaku Pelayanan bisa via online, E- PBB dan E- BPHTB.

"Pelayanan melalui online, PBB dan BPHTB, untuk pajak daerah lainnya sementara ditutup tatap muka dan bisa melalui bank Kalsel," kata dia Rabu (24/2/2021) siang.

Lalu samlai kapan kantor dan pelayanan BP2RD Banjarbaru di tutup, Rustam menjelaskan 1 Maret akan kembali normal seperti biasanya.

Mengenai karyawan yang terpapar virus Corona, Rustam mengaku jumlahnya ada 11 orang yang mereka saat ini melakukan isolasi Mandiri maupun berada di Bapelkes Banjarbaru.

"Semua karyawan juga sudah dilakukan swab untuk mengetahui apakah ikut terpapar atau tidak," kata dia.

Namun tambah Rustam berdasarkan laporan sementara sudah ada 3 karyawan yang sembuh sehingga akan bisa kembali melanjutkan aktivitasnya saat kantor dibuka kembali.

Penutupan kata Rustam dilakukan untuk sterilisasi sekaligus penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Kepala Pelaksana BPBD, Zaini Syahranie mengatakan Minggu kemarin pihaknya melakukan penyemprotan atas permintaan dari pihak BP2RD Banjarbaru.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) P2PL Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Fahmi mengaku belum mengetahui perihal penyebaran Covid 19 di lingkungan BP2RD Banjarbaru.

"Belum ada laporan masuk ke kami, mungkin dengan staf tapi ini dia lagi di Banjarmasin ada acara," kata dia. (Tribunkalteng.com/Khairil Rahim).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved